Loading...

Libatkan BNPB, TNI Berikan Penyuluhan Ke Warga Tentang Siaga Bencana Alam

Loading...

Ngawi, Kodim 0805/Ngawi, Korem 081/Dsj bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kab. Ngawi memberikan penyuluhan tentang Bahaya serta Penangulangan Bencana Alam dalam rangkaian kegiatan sasaran non fisik TMMD ke-100 kepada warga Desa Karanganyar, Kec. Karanganyar, Kab. Ngawi. Sabtu ,(7/10/17).
 
Mengawali kegiatan penyululuhan bahaya serta penanggulangan bencana alam, Danposramil Karabganyat Pelda Soekarno memberikan pengarahan kepada 45 orang warga  Desa Karanganyar
 
Dalam arahanya Sukarno menyampaikan, bahwa penyuluhan ini sangat penting bagi warga Desa Karanganyar dan sekitarnya, mengingat di Kecamatan Karanganyar, merepukan wilayah yang rentan terhadap terjadinya bencana alam, karena berada pada daerah ketinggian dan kontur tanah yang tidak stabil. Oleh karena itu, masyarakat dan keluarganya perlu untuk mendapatkan materi tentang bagaimana cara dan upaya agar terhindar dari bencana alam tersebut.
 
Perwakilan dari BPBD Kab. Ngawi Bpk. Alex sebagai narasumber menjelaskan kepada warga yang hadir tentang persiapan diri dan langkah awal yang harus dilakukan masyarakat ketika terjadi bencana. Menurut Alex yang sehari-hari menjabat sebagai Kabid Ruang Rehabilitasi BPBD Kabupaten Ngawi tersebut mengatakan, wilayah Kab. Ngawi ini rawan terjadi bencana alam seperti Gempa. Untuk itu dalam kesempatan ini juga diberikan pengetahuan kepada peserta penyuluhan tentang penanganan bencana alam serta kiat-kiat penyelamatan diri ketika terjadi bencana kepada masyarakat agar dapat dijadikan bekal kelak apabila terjadi bencana di wilayah ini.
 
“Kami juga ingin agar materi penanggulangan bencana alam dari rangkaian program TMMD ke-100 di Kecamatan Karanganyar ini dapat disebarluaskan kepada anggota keluarga, tetangga yang pada kesempatan ini belum dapat hadir mengikuti penyuluhan, dan semoga apa yang kami sampaikan dapat menjadi bekal masyarakat dalam mengeliminir jumlah korban bencana alam yang mungkin dapat terjadi,” Pungkas Alek.(wahyu)