Loading...

Seminar Nasional Kapolres Ajak Tetap Berpegang Teguh Pada Pancasila dan UUD 1945

Loading...

TRIBUNUS.CO.ID  -  Bojonegoro - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2017, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si memberikan materi Seminar Nasional yang diadakan oleh Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma'arif NU pada hari Sabtu (21/10/2017) pagi tadi di Gedung Islamic Centre Kota Bojonegoro. Acara yang digelar dengan tema "Menguatkan kebangsaan melalui pendidikan karakter bercirikan aswaja" dihadiri oleh sekitar 600 undangan.


Selain mengundang Kapolres Bojonegoro sebagai salah satu narasumber untuk mengisi materi, acara juga diisi oleh Prof DR. H. Abdurrahman Mas'ud, M.A dari Jakarta yang saat ini menjabat sebagai Kepala Balitbang dan diklat kemenag RI dan Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo.

Kapolres Bojonegoro dalam penyampaian materinya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk tetap berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD 1945 sebagai ideologi berbangsa dan bertanah air agar tetap terjalin persatuan dan kesatuan bangsa dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut Kapolres, hal ini perlu ditekankan karena saat ada pihak yang ingin menggantikan ideologi kebangsaan RI dengan faham lain.

"Saat ini bangsa indonesia sedang diserang dari berbagai sisi agar bangsa ini terpecah belah dan nantinya hancur, baik melalui Ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan", ucap Kapolres.

Masih menurut Kapolres, bahwasannya tantangan bangsa Indonesia kedepan yaitu ledakan populasi penduduk, apabila tidak diimbangi dengan lapangan pekerjaan maka akan banyak pengangguran, sehingga tingkat kejahatan akan meningkat dan mengganggu situasi kamtibmas, urbanisasi yang merubah manusia menjadi konsumtif, konsumsi meningkat dan kesejahteraan yang berkurang. Hambatan untuk bangsa indonesia tidak dapat maju yaitu stabilitas di bidang politik, stabilitas di bidang ekonomi, perubahan budaya, pembodohan, pelemahan generasi muda, ketergantungan teknologi,  paham radikal dan cyber war.

"Semakin tinggi peradaban manusia, maka akan semakin canggih kejahatan yg dilakukan manusia", imbuh Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengajak membantu kinerja Kepolisian dalam hal ini Polres Bojonegoro untuk tetap menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf. M. Herry Subagyo dalam materinya menyampaikan bahwa dinamika kehidupan saat ini terdapat kericuhan yang nanti dapat menggangu wawasan kebangsaan. Generasi muda yang saat ini berjumlah 170 ribu juta apabila di ajarkan ajaran ahli sunah waljamaah maka akan menjadi kekuatan tersendiri bagi bangsa indonesia. Negara saat ini memiliki sumber daya alam, memiliki keberagaman adat dan suku apabila ini dijadikan kekuatan maka diperkirakan bangsa indonesia dapat menjadi negara 5 negara maju.

"Maka dari itu adanya kekuatan yang tidak menginginkan itu semua terjadi, untuk itu kita dibenturkan dengan adanya paham radikalisme, kisruh sara, narkoba dan korupsi", ungkap Dandim.