loading...




TRIBUNUS.CO.ID, PASURUAN - Dalam kehidupan kita saat ini, banyak sekali kejadian di tengah masyarakat yang sangat mengerikan akibat cinta ditolak.
Banyak manusia sudah kehilangan nalar dan akal sehat ketika lamaran cintanya ditolak. Seakan-akan tidak ada perempuan lain, seakan-akan hanya dia yang terbaik, sehingga begitu cinta ditolak, senjata yang bertindak. Korban berjatuhan, atas nama cinta. Itu semua karena tidak ada landasan agama dalam mengekspresikan cinta.
     
Ketika seorang laki-laki menaruh hati kepada seorang perempuan, ia berusaha dengan segala daya dan upaya untuk mendapatkannya. Apapun rela ia lakukan demi mendapatkan perempuan pujaan hati. Namun kadang cinta bertepuk sebelah tangan. Aneka upaya dan usaha yang dilakukan oleh si lelaki, tidak mendapatkan respon poositif oleh pihak perempuan. Akhirnya si lelaki merasa sakit hati dan frustasi.

Pada titik tertentu, ia memilih melakukan percobaan bunuh diri seperti kejadian yang di alami oleh Udin 22 tahun warga Dusun Ujung Gunung Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan, Rabu 13/12 sekitar pukul 17.00 Wib melakukan percobaan bunuh diri yang di lakukan didalam rumah korban sendiri dengan cara menggoreskan tangan sebelah kiri dengan gunting.

merasa belum puas akhirnya gunting tersebut ditusukkan ke perut oleh korban sendiri sampai mengakibatkan perut terburai. Tindakan yang dilakukan oleh korban diduga karena cintanya di tolak oleh seseorang yang masih dalam penyelidikan di sekitar TKP.

Karim.

loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar