KEDIRI,  TRIBUNUS.CO.ID - Dua pelajar asal Dusun Polorejo Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten KediriJumat siang meninggal mengenaskan, karena jatuh  terlilit tampar saat mengendarai sepeda motor untuk menghindari pohon yang ditebang dipinggir jalan,  Jumat
22/12/2017

Kapolsek Pare  Polres Kediri, AKP Mustakim, SH melalui Kasi Humas AIPTU Lilis Budiharti, membenarkan adanya kejadian yang menimpa pelajar tersebut, hal ini diketahui kedua korban sudah meninggal di lokasi kejadian

Menurut keterangan yang di dapat, kedua pelajar itu bernama Safira (pr)15 tahun pelajar di MTs Karang tengah Kec Kandangan, dan Gita ( pr)  12 tahun  pelajar di SDN Krecek 3  Bumirejo, keduanya adalah warga Dusun Polorejo Desa Krecek Kecamatan Badas yang masih satu tetangga



AIPTU Lilis Budihardi juga menjelaskan, saat kejadian sekira pukul 11:00 wib menjelang sembahyang Jumat,  Safira dan Gita berboncengan naik sepedah motor dari arah selatan ( Bloran) menuju ke utara melintas di jalan persawahan Dusun Bumirejo Desa Krecek Kecamatan Badas ,bertepatan saat itu ada tiga orang yang sedang memotong pohon di pinggir jalan dengan memakai tali tampar untuk digunakan menarik pohon yang dipotong. saat itu korban lewat dan tak sanggup menghindari tali tampar tersebut, sehingga korba terlilit dan jatuh meninggal dunia di tkp"ujarnya

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kedua jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan Otopsi

Sementara pekerja pemotong pohon tersebut oleh petugas di bawa ke kantor Polsek Pare Polres Kediri untuk dimintai keterangan lebih lanjut


( Harry)

Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 600
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 800