loading...

MOJOKERTO. TRIBUNUS.CO.ID - Kepala Staf Kodim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos ditunjuk selaku Pimpinan Sidang Pleno dalam pelaksanaan Kongres Pertama Komunitas Gowes Lodeh Cycling Club (LCC) INDONESIA Mojokerto, yang dilaksanakan di Villa Ubaya Training Centre (UTC) Trawas Kabupaten Mojokerto, (8 - 9/12/2017).

Komunitas Gowes LCC INDONESIA Mojokerto menggelar Kongres Pertama dalam rangka penataan organisasi yang lebih baik ke depan, dengan mengevaluasi pelaksanaan kepengurusan sebelumnya dan memilih pengurus periode selanjutnya, menentukan AD/ART serta merencanakan program yang akan dilaksanakan ke depan. Kongres ini merupakan yang pertama dilakukan karena awalnya komunitas LCC INDONESIA merupakan kumpulan orang-orang yang didasari oleh kesamaan hobi bersepeda, yang tepatnya didirikan pada tanggal 21 Juni 2014. Kepengurusan atas penunjukan dengan kegiatan rutin melaksanakan Gowes setiap hari sabtu pagi selain kegiatan insidentil, seperti bakti sosial dll.

Kasdim ditunjuk sebagai Pimpinan Sidang Pleno oleh peserta Kongres, kemudian memilih dua orang sebagai pendamping Pimpinan Sidang, yaitu Drs Ruby Hartoyo, M.Si dan Setiawan Heri Purwanto, ST. Sidang Pleno dilaksanakan setelah acara pembukaan kongres, yang secara resmi dibuka oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, S.IP selaku Pembina Utama dan dihadiri juga oleh Pembina lainnya seperti, Dandim 0815 Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto, Kasiops Korem 082/CPYJ, Dandenpom V/5 Mojokerto dan AKBP Nyoman Budiarja, S.IK serta perwakilan dari Polres Mojokerto.

Kongres dilakukan dengan susunan acara  mulai Sidang Pleno I yang membahas tentang Tata Tertib pelaksanaan Kongres dan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus sebelumnya, kemudian Sidang Komisi, meliputi Bidang Organisasi dan AD/ART serta Bidang Program Kerja dan Rekomendasi. Sidang Pleno II dengan pembahasan tentang hasil Sidang Komisi dan Pemilihan Presiden LCC INDONESIA Periode  2017-2021.

Pelaksanaan Kongres berjalan dengan hangat dan semangat dari para peserta, terbukti dari awal pembahasan Tata Tertib sampai dengan proses pemilihan Presiden berjalan dengan alot, karena beberapa peserta tidak langsung menerima draft yang disiapkan oleh panitia. Pembahasan pada Sidang Komisi yang cukup alot  terjadi pada Komisi Organisasi dan AD/ART terkait keanggotaan dan terjadi pada saat pemilihan Presiden LCC INDONESIA. Dalam Tatib Kongres telah disepakati bahwa Pemilihan Presiden LCC dikedepankan musyawarah mufakat, namun bilamana tidak terjadi kesepakatan, maka akan dilakukan Pemungutan Suara untuk menentukan Presiden terpilih. Ada banyak pendapat dari peserta sidang yang saling mempertahankan pendapatannya sehingga mengharuskan adanya sikap tegas dari Pimpinan Sidang untuk memutuskan.

Sidang berlangsung dengan serius namun tetap dalam suasana keakraban dan ceria. "Tidak ada peserta yang berbicara tanpa seizin Pimpinan Sidang, jangan sampai nanti Palu Sidang terlempar lho" kata Pimpinan Sidang dalam nada gurau yang disambut tepuk tangan peserta sidang ketika ada Peserta Sidang yang langsung berbicara sebelum dipersilakan oleh Pimpinan Sidang.

Hasil akhir Kongres, Pemilihan Presiden disepakati secara bulat memilih DR. H. Ahmad Jazuli, M.Si yang sehari-hari selaku Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto sebagai Presiden LCC INDONESIA Periode 2017-2021. Dan malam itu juga telah memilih pengurus dengan dibantu formatur lainnya, kemudian Sabtu 9 Desember 2017 setelah kegiatan Gowes, Pengurus terpilih dikukuhkan oleh Danrem 082/CPYJ selaku Pembina Utama LCC INDONESIA.  (Penrem 082/CPYJ ).



                                                                                                                                                               





loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar