loading...

PASURUAN - Setiap kita mendengan kalimat Anak jalanan (anjal), yang tersirat dalam benak kita, pasti hal yang negatif. Dimana, anjal selalu indentik dengan anak yang tak berguna, yang mengganggu ketertiban masyarakat dan anak yang tak memiliki masa depan. Bahkan, ada yang bilang anak jalanan itu biang masalah karena selalu mengarah ke sebuah tindak kriminal.

Namun, anak jalanan di Kabupaten Pasuruan, kini diarahkan pada kegiatan yang positif untuk menata masa depan yang cemerlang. Hal itu, dibuktikan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sosial, dengan memberikan pelatihan-pelatihan sehingga diharapkan anak jalanan tersebut bisa bekerja dengan mandiri sehingga tak lagi turun ke jalan.

Salah satunya Dedy (14) tahun, yang terjaring dua pekan lalu di persimpangan Purwosari ia kedapatan mengamen dan meminta-minta ke setiap pengendara yang melintasi jalan tersebut. Dan kini mendapat perhatian ekstra dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Di usianya yang tergolong masih anak-anak dimana se usianya seharusnya menikmati masa-masa pendidikan.

Kepada wartawan Dedy yang mengaku berasal dari Banyuwangi dan sampai di Pasuruan dengan nebeng truck (Gandol) saat di singgung soal orang tuanya ia mengaku kalau ibunya bekerja menjadi TKW di luar negeri dan ayahnya bekerja di kalimantan." Ibu saya kerja jadi TKW dan Ayah saya kerja di kalimantan dan saya sampai di Pasuruan ini dengan gandol truck pak " ujarnya polos.

Wahyu widodo Bidang Pelayanan  Kasi Tunasosial Kabupaten Pasuruan mengtakan, bagi anak-anak yang terjaring razia akan kami berikan pelatihan sampai bulan juni mendatang sehingga mereka kelak bisa menjadi anak bangsa yang bermanfaat dan berkwualitas ", ujarnya

Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan kepada wartwan, rabu (07/02) saat di temui di kantornya, menegaskan, bahwa dengan pelatihan tersebut diharapkan bisa membuat para anjal itu semakin produktif dan bisa kerja mandiri sehingga tak kembali lagi ke jalanan.

“Pemberian pelatihan dan fasilitas kepada anak jalanan merupakan upaya untuk memberdayakan mereka ke arah yang lebih positif. Dengan demikian juga akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk memiliki keahlian sehingga bisa mandiri untuk kembali hidup di tengah-tengah mayarakat dan tak lagi di jalanan,” tegasnya.

Masih menurut Drs. H. Gunawan wicaksono Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan Pak Gun, biasa disapa – Kegiatan tersebut secara otomatis akan menghapus kesan pada anak jalanan yang negatif. Sebab, anak jalanan juga bisa bekerja dan sukses.

“Selama ini, anak jalanan selalu dikesankan negatif. Dengan pelatihan ini, mereka harus serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga mereka bisa terampil dan bisa kerja secara mandiri. Apalagi dalam hal ini Dinas Sosial sudah memfasilitasi melalui rumah singgah yang ada sehingga mereka tak lagi turun ke jalan".

Ditambahkannya, Hal Ini menjadi bukti bahwa pemerintah sangat memperhatikan nasib dan masa depan para anak jalanan itu. Hendaknya mereka mampu memanfaatkan momen ini dengan sebaik mungkin.  (Dayat)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar