loading...
PASURUAN, TRIBUNUS.CO.ID - Rabu  (21/02) Pukul 08.00 WIB Komandan Kodim 0819 Pasuruan (Letkol Inf Mulliadi,S.H.) bersama Forkompimda Kab/Kota Pasuruan menghadiri kunjungan kerja Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. (Kepala Staf Angkatan Laut ) dalam rangka peresmian sarana dan prasarana Bektram Balurjaltim TNI AL (Pembekalan dan Ketrampilan Badan Penyalur Jasa Angkatan Laut wilayah Timur) dan penandatangan PKS antara TNI AL dengan KKP dan kementerian pertanian di hadiri + 400 orang di Puslat Bektram Kimal Desa Gejogjati Kec. Lekok Kab. Pasuruan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri oleh  Menteri Kelautan dan Perikanan (Susi Pudjiastuti),Menteri Pertanian yang di wakili oleh (Dr. Agung hariadi dari Kementerian Ketahanan Pangan), Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P (KASAL), Pangdam V/Brw di wakili Staf Ahli Pangdam (Kol.  Inf. Adam P), Kapolda Jatim di wakili (AKBP Zuhdi) Wakasat Brimob, Laksamana Muda TNI Karma Sudah SE.MM (Aspers KASAL), Laksamana muda TNI Mulyadi SPi. MAP (Aslog KASAL), Mayjend Gatot Triswanto (Aspotmar KASAL), Laksamana muda TNI Didin Sutiyono SE MM (Pangarmatim), Laksamana Muda TNI Darwanto SH MAP (Dankodiklatal), Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, SE. MM (Gubernur AAL), Laksamana Muda TNI Maheranto, SE. MM (Keinkopal),  Gig Jonias Mozes Sipasulta M. Mar Stud (Kadispenal), Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan, SH (Danpuspenerbal), Brigjend TNI I Ketut Suarya (Kadispotmar), Laksamana Pertama TNI Rubiyanto, SE. MM (Kadiswatpersal), Laksamana Pertama TNI Mitra M Com (Pisikolog Kadispisial), Laksamana Pertama Dr. I Gede Nalendra DI Spd (Karumkital  Dr. Ramelan),. Laksamana Pertama TNI Maman Firmansyah (Dankodikopsla Kodiklatal), Brigjend TNI (Mar) Lukman ST MSi (Danpsamar-1), Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto (Danlantamal-V) dan Forkompimda Kab/Kota Pasuruan serta para Purnawirawan TNI AL yang berdomisili di Puslat Bektram Kimal Grati. 


Pada pelaksanaan kegiatan tersebut KASAL menyampaikan sambutannya yang intinya menucapkan terima kasih atas undangan yang telah menghadiri Pembekalan dan Ketrampilan khususnya Menteri kelautan dan perikanan serta Menteri ketahanan pangan atau yang mewakili,sebagai informasi dalam struktur Angkatan Laut kita punya 2 (dua) badan yaitu Balurjatim dan Balurjabar,  gunanya membekali mantan prajurit sebelum menjadi masyarakat aipil dan ada yang di salurkan ke pihak luar atau swasta, di bawah Balur itu ada Prokima yang semuanya untuk membekali para purnawirawan supaya bisa hidup yg layak di kalayak umum,

Pimpinan angkatan Laut pada waktu itu memberikan instruksi bahwa setiap wilayah harus ada pangkalan logiatik untuk Angkatan Laut sebagai wadah untuk menyalurkan ketahanan pangan , sebelum pensiun di harapkan para purnawiran khususnya Angkatan Laut di harapkan mempunyai keahlian sesuai yang diharapkan Menteri pertanian dan perikan. Bektram ini bukan hanya untuk Angkatan Laut saja,  karena bisa di gunakan oleh sekolah-sekolah maupun kelompok-kelompok yang lain yang mau memfaatkan keberadaan Bektram ini. Mudah-mudahan Bektram ini bisa membantu menteri untuk ketahanan pangan sesuai yang di canangkan oleh pemerintah pusat.


Kegiatan selanjutnya penandatangan prasasti dalam rangka peresmian sarana dan prasarana Bektram TNI AL oleh KASAL dilanjutkan  penandatangan PKS TNI AL dengan Kementerian Pertanian dalam rangka Pemberdayaan Bektram TNI AL.

Pada pelaksanaannnya Menteri Kelautan dan Perikanan memberikan sambutan menyampaikan program pemerintah untuk menyiapkan setiap anak bangsa untuk menyiapkan program ketahanan pangan. Menteri Kelautan juga melakukan hal yang sama untuk anak bangsa, asal kita serius dan mempunyai kemauan. Sebenarnya apa yang kita butuhkan sudah ada semua.  Udara,  laut dan tanah sudah ada, tinggal kitanya saja mau melaksanakan apa tidak. Satu hal yang harus kita ingat,  globalisasi harus kita hadapi dengan nyata,  tidak mungkin kita tutup dunia ini dan kita harus siap untuk menghadapinya.. Untuk menjadi pengusaha dan usaha-usaha mandiri harus di dukung dan di fasilotasi oleh pemerintah.

Liat sekarang gimana di eropa sudah menyiapkan robot-robot yang canggih, dan akan mengurangi lahan pekerjaan. Dan nanti akan banyak pekerjaan yang akan di lakukan oleh robot-robot tersebut. Tidak ada lagi impor-impor pertanian. Dan alhamdulillah impor ikan sdah mencapai target yang diharapkan pemirintah pusat.  Dan PR lain masih banyak yaitu menyiapkan anak bangsa lebih maju lagi, pendidikan sekolah harus lebih maju jangan kurikulum 20 tahun yang lalu masih diajarkan.  Dan ini masih menjadi PR bersama.  Instansi TNI/Polri punya potensi untuk mengembangkan yang dimana bisa dikembangkan ke masyarakat  luas, untuk itu tidak ada lagi cerita, ayam kita masih ompor, pertanian masih impor.

Selanjutnya Menteri Pertanian yang di wakili Dr. Agung hariadi menyampiakan sambutannya yang intinya  Kementerian ketahanan pangan sudah melakukan berbagai upaya untuk memajukan ketahanan pangan, bukan hanya pajale (padi,  jagung dan kedalai)  saja yang di programkan, tapi daging dan susu sudah kita lakukan. Ketahanan beras yang di lakukan kementerian ketahanan pangan ini sudah surplus. Tapi pendistribusian yang kurang berkena dan masih salah sasaran.   (jon)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar