loading...
KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Unit Reskrim Polsek Purwosari Polres Kediri menggelar rekontruksi pembunuhan yang dilakukan oleh S terhadap ibu tirinya yang terjadi pada minggu lalu. Gelar rekontruksi ini dilaksanakan dilokasi kejadian awal, dimana pelaku melakukan penganiayaanya di Desa Wonotengah Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Selasa (14/2/2018).

Kapolsek Purwoasri Polres Kediri, AKP Ismu Kamdaris mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya aksi amuk massa maupun pihak keluarga terhadap pelaku ,pihaknya menerjunkan puluhan personil polisi untuk menjaga ketat gelar rekontruksi tersebut dan juga disaksikan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

Selain itu pihaknya juga meminta bantuan dari personil Polres Kediri dan juga personil dari Polsek Papar dan Polsek Kunjang supaya gelar rekontruksi dapat berjalan lancar .

Warga yang melihat adegan rekontruksi kami larang untuk masuk dan kami pasang garis polisi . Intinya kami melakukan antisipasi terhadap segala kemungkinan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan baik dari tidak terimanya pihak keluarga atas kejadian tersebut, namun alhamdulillah gelar rekontruksi dapat berjalan dengan tertib.

Rekontruksi tersebut merupakan bagian penting untuk melengkapi berkas pemeriksaan, semua adegan yang dilakukan pelaku sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sehingga tidak ada perubahan "lanjut AKP Ismu Kamdaris.


Diberitakan sebelumnya bahwa, pelaku alias S warga Desa Wonotengah Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri melakukan penganiayaan terhadap Sirep (72) ibu tirinya ,hanya gara gara warisan yang tak kunjung dibagikan, Korban meninggal dunia tidak hanya ditusuk bagian perutnya saja, namun juga dipukul dengan menggunakan balok kayu. sehingga korban sempat mengalami kritis dan meninggal dunia saat dalam perawatan dirumah sakit.   (Harry)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar