loading...

PASURUAN, TRIBUNUS.CO.ID Menghabiskan sisa hidupnya dengan jualan WEDANG KOPI warung yang berdiri di tanah milik orang yang belas kasih kepada MBOK SUKARSIH 60 tahun yang sehari hari dipanggil BAWON.
Jumat 02/02/2018 mbok Sukarsih duduk merenungi nasib warungnya yang sepi dari pembeli apalagi disiang itu hujan lebat .
Saat awak media berteduh sambil pesan kopi di warung mbok Sukarsih dia bercerita bahwa ia  tidak pernah dapat apa yang dibilang PKH bantuan dari pemerintah kabupaten Pasuruan meski penghasilan warungnya setiap hari mendapatkan Rp 7rb/ Rp 10rb.

Dengan belas kasih kepada mbok Sukarsih warga dusun Pijeng, Desa Pohgedang Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan,

Mbok Sukarsih mengharap agar bisa numpang untuk mendirikan warung kopi ditanahnya dan diperbolehkan untuk di pakai sampai sisa sisa hidupnya dan dia ingin mendapat perhatian dari pemerintah Desa maupun pemerintah kabupaten Pasuruan terangnya.

Penulis : Tatak Wiyono.

loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar