loading...
KEDIRI. -  Safari “door to door” yang dilakukan Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno ke rumah-rumah tokoh-tokoh lintas agama yang berdomisili di Kediri, sudah mulai dilakukan, hal ini terkait dengan adaptasi demografi setempat yang sudah barang tertentu berbeda kultur dari ruang lingkup kerja sebelumnya. Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno bersama Danramil Mojoroto Kapten Czi Muklasin dan Pasi Ter Kodim Kediri Kapten Inf Warsito, kali ini mengunjungi Ponpes Al Ma’ruf Kedunglo Kelurahan Bandar Lor, untuk bertemu langsung dengan K.H Imam Yahya atau akrab disapa Gus Yahya, rabu (21/02/2018)

Dalam silaturahminya hari ini, terlebih dahulu Kapten Czi Muklasin menjelaskan seputar alasan kedatangan Dandim Kediri ke Ponpes Al Ma’ruf kepada Gus Yahya. Ada 3 hal yang disampaikan Kapten Czi Muklasin, yang pertama sebagai warga baru di lingkungan Kodim 0809/Kediri, perlu adanya komunikasi dengan berbagai tokoh lintas agama, termasuk yang ada di Ponpes tersebut, kedua, keinginan tetap menjaga silaturahmi antara TNI ,khususnya Kodim Kediri dengan tokoh-tokoh agama, khususnya yang berada di Kediri dan yang ketiga, memohon untuk bersama-sama memelihara persatuan dan kesatuan yang ada di Kediri dalam bingkai NKRI dan potret Bhinneka Tunggal Ika.

“Saya belum ada sebulan tinggal di Kediri, tidak tahu bagaimana kultur budaya disini. Tetapi saya yakin, dalam sebulan saya setidaknya mengetahui kondisi yang sebenarnya, apa dan bagaimana di Kediri ini, sekaligus siapa saja yang perlu saya ajak komunikasi, termasuk Gus Yahya. Bila ada yang perlu untuk dikomunikasikan, saya siap 24 jam, telepon langsung bisa, cukup SMS juga bisa,” ungkap Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno.

Sementara itu Gus Yahya, berharap, siapapun yang memegang tongkat komando di Kodim Kediri, tetap selalu menjaga komunikasi yang sudah dilakukan selama ini, bahkan pihaknya sangat mendukung TNI ,khususnya Kodim Kediri untuk bersama-sama menjaga Pancasila dari segala bentuk rongrongan ataupun niatan untuk mengubahnya

“Biasanya, ada agenda yang dijadwalkan kalau bapak Dandim datang kesini, tetapi hari ini sangat spontan, kami sendiri selalu siap kapan saja bila ada yang datang bersilaturahmi, walaupun mendadak sekalipun,” kata Gus Yahya.

Sambungnya ,”Kita semua konsekuen, bahwa Pancasila tetap menjadi dasar kita. Dari dulu sampai sekarang tetap seperti itu. Tidak hanya kami saja, semua tokoh agama disini sepakat untuk menghormati keberagaman disini, makanya disini tidak pernah ada konflik, disini semua adem ayem.”

Usai bincang santai, Dandim Kediri didampingi Danramil Mojoroto melihat langsung kondisi Makoramil Mojoroto yang lokasinya tidak jauh dari Ponpes Al Ma’ruf, sekaligus mengamati persiapan anggota Koramil Mojoroto guna menghadapi pilkada mendatang.
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar