loading...

PASURUAN, TRIBUNUS.CO.ID - Bocah yang tenggelam di Sungai Gembong pada Minggu (25/3) siang, hingga hari ini belum ditemukan. Petugas dari Tim SAR BPBD Kota Pasuruan dibantu warga masih terus melakukan penyisiran. Petugas menggunakan perahu karet, masih melakukan pencarian terhadap Ibra (9) tahun anak dari pasangan suami istri Muslimin dan Sulis warga RT 03, RW 06, kelurahan Kebonjaya, Kecamatan Purworejo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ibra (9) tahun, salah satu dari 8 temannya yang berniat mengisi hari liburan sekolah yang hendak berenang bersama teman-temannya. Diduga korban tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam di sungai Gembong.

Korban di nyatakan hilang pada pukul 12.00 wib siang, Ibra  hanyut saat berenang di sungai gembong yang di perkirakan air pasang hingga 2,5 meter, hingga saat ini, Tim relawan BPBD, SAR, dan TAGANA bersama warga sekitar masih melakukan pencarian.

Kejadian hilangnya Ibra bermula saat gedebog (batang pohon pisang) yang di gunakan sebagai alat pelampung pada saat itu tersangkut carang (rerimbunan pohon bambu) dan  akhirnya terbalik, 4 diantara 8 anak akhirnya hanyut. Saat itulah dari 4 anak satu di antaranya yaitu Ibra yang tidak terselamatkan. Mengetahui hal itu teman-teman Ibra panik dan meminta pertolongan kewarga sekitar sungai hingga sampai akhirnya datang BPBD bersama petugas lainnya dan langsung melakukan menyisir sepanjang sungai Gembong.

Informasi yang di himpun, Ibra terakhir memakai celana pendek warna kuning, dengan ciri-ciri tinggi badan sekitar 110 cm, rambut hitam cepak dan kulit sawo matang. (RH)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar