KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Tumpukan batu bata merah dengan ukuran 25 cm persegi dan batu umpak peninggalan kuno bersejarah kembali ditemukan diarea lahan persawahan Dusun Wonorejo Desa Semanding Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.Sabtu (24/3/2018).

Menurut keterangan bapak ADI warga setempat,mulai terlihat timbulnya batu bata dan umpak tersebut saat dilakukan penggalian lahan untuk pengurukan sejak bulan Januari lalu, saat dilakukan penggalian lanjutan ternyata terdapat hamparan tumpukan batu ukuran 25 cm persegi dan umpak berjajar sepanjang kurang lebih 50 meter ,namun kondisi batu tersebut sudah rusak akibat penggalian lahan pengurukan,karna warga mengira itu batu biasa sejak pertama dilakukan penggalian.

Belum ada pengecekan dari pihak terkait, namun tim media sudah mengkonfirmasi petugas kepolisian sektor Pagu, dan akan dilakukan pengecekan kelokasi.

Lanjut dari keterangan Adi, saat dilakukan penggalian pertama, warga menemukan beberapa batu andesit dan batu berbentuk lumpang, namun menurut Adi batu tersebut sudah diamankan dan disimpan di lokasi candi dekat pemakaman warga setempat.

Lahan satu hektar lebih tersebut dimiliki oleh tiga orang warga setempat ,dilakukan aktifitas penggalian lahan karna akan dikelola untuk bercocok tanam,sampai saat ini masih dilakukan aktifitas penggalian  oleh warga setempat.(harry)

Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 600
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 800