loading...
PASURUAN, TRIBUNUS.CO.ID  - Dua hari kegiatan PJB berjalan, dua hari yang lalu pula Drs. H. Setiyono, M.Si Walikota Pasuruan membuka dan meresmikan acara Pasoeroean Jaman Doeloe. Pada acara pembukaan Jumat, 2 Maret 2018 sekitar pukul 14.00 WIB. Sesaat setelah pembukaan  Walikota beserta jajarannya berkeliling melihat-lihat stand peserta PJB 2018, yang membentang berjajar rapih di sebelah barat jalan pahlawan mulai dari pertigaan jalan slagah sampai perempatan apotek pasuruan yang berbeda bentuk, beda warna, beda suasana tetapi memiliki kekhasan dan keindahan masing-masing.


Pada saat berkeliling di arena PJB suasana sedikit berbeda banyak pengunjung yang berlali-lari kecil mereka bukan sedang berjoging namun mencari tempat untuk berteduh karena di jalan pahlawan dan sekitarnya air dari langit banyak yang berjatuhan, suasana ini sedikit membawa kekhawatiran selain arena PJB akan sepi. Namun sebaliknya, acara PJB saat itu dibanjiri oleh animo masyarakat kota yang ingin melihat dari dekat ajang kreasi dari di PJB.

Diawali rombongan Ibu Walikota Ibu Rini Widjajati Setiyono, beliau hadir lebih awal di stand kami, alhamdulillah kami sempat menyambut dan mempersilahkan masuk, di dalam stand banyak hal yang dibicarakan ngobrol santai dan ramah seputar wayang dan sekolah SMA MU karena beliau mantan pengawas di wilayah Dinas Pendidikan Kota Pasuruan. Cukup lama kami berbincang Ibu Walikota pamit melanjutkan dan kami meminta untuk photo bersama di depan gapura stand  SMA Muhammadiyah.

"Betapa bangganya kami semua,  atas kunjungan Ibu Walikota  kami, " ungkap Teten salah seorang guru pengajar SMA Muhammadiyah. Belum hilang rasa bangga Teten, tidak lama kemudian Walikota, Wakil Walikota, Sekda dan Muspida Kota Pasuruan masuk  stand SMA Muhammadiyah ,

"Bapak Walikota masuk stand Dimas Maulana kelas XI IPA akan melakukan pagelaran wayang namun tidak memungkinkan. Orang nomor satu di Kota Pasuruan ini sepertinya begitu sangat faham dunia pewayangan. Hal ini terekam dengan cara beliau menyebutkan satu persatu tokoh pewayangan yang anak didik kami buat." kata Teten

Dengan bahasanya yang santun dan merakyat Pak Wali dan Wawali serta orang hebat lainnya ngobrol santai bersama kami, selain itu pula ketika Dimas Maulana yang juga designer sekaligus koordinator PJB ini menjelaskan Pak Walikota dan jajarannya mendengarkan dengan khidmat, sungguh contoh para pemimpin yang luar biasa.

Ketika merencanakan dan mengkonsep stand kegiatan PJB kami menyusun juga indikator keberhasilan dari kegiatan yang kami laksanakan ini, beberapa indikator tersebut antara lain banyaknya pengunjung ke stand kami, tersampaikannya cendramata berupa dua buah wayang ke Pak Walikota dan wakilnya dan lain-lain.

"Cukup lama kami berbincang dan tiba saatnya yang kami rencanakan dua tokoh pewayangan Arjuna dan Yudhistira yang dibuat dua hari sebelumnya oleh para siawa menjadi cendramata buat Pak Wali dan Pak Raharto Teno Prasetyo Wakil Walikota yang kami bungkus dengan pelajari dan tertuliskan "SMA MU PRODUCTION PJB 2018". Kami berikan kepada beliau berdua. Alhamdulillah." tambah Teten yang akrab dipanggil Kang Teten .

Dan akhirnya pertemuan antara keluarga besar SMA MU dengan Pak Walikota dan jajarannya pun kian menyemarakkan suasana. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi photo bersama di depan gapura stand kebangsaan kami.  Congratulation  for SMA Muhammadiyah 1 Kota Pasuruan.  (ttn/red)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar