TRIBUNUS.CO.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri menggelar pelatihan dan pembinaan masyarakat anti narkoba melalui pengembangan kapasitas di dunia swasta, Dalam kegiatan yang diikuti seluruh awak media yang ada di Kabupaten Kediri tersebut, BNN mengajak seluruh media ikut memerangi narkoba demi masa depan Bangsa Indonesia  ,kegiatan pertemuan dan silaturahmi ini bertemapat di rumah makan Resto Niki Masaaki Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Kamis (19/4/2018)

Kegiatan silaturahmi BNN Kabupaten Kediri juga mendatangkan seorang motivator Psikologi dari salah satu Universitas di Kediri untuk memberikan materi tentang jiwa sosial untuk memerangi narkoba yang kini semakin darurat.

Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Lilik Dewi Indarwati melalui Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Kediri, Syaifullah mengatakan, dalam upaya pemberantasan narkoba selama ini, hanya 10 persennya yang sudah diamankan. Hal ini yang membuat BNN harus merangkul pihak-pihak lainnya termasuk media untuk turut ikut serta memberantas peredaran narkoba tersebut.

“Dari berbagai penetian, narkoba yang sampai saat ini kita tangkap hanya sekitar 10 persen, sementara 90 persen lainnya masih bertebaran di masyarakat saat ini. Maka dari inilah kita ajak teman-teman semua untuk ikut memerangi barang haram ini,” ujar Syaifullah diruang pertemuan.

Syaifullah mengatakan, saat ini Indonesia sedang gawat narkoba karena setelah 1 ton narkoba yang ditangkap kemarin ternyata hanya 10 persen saja. Dengan peran serta media sebagai salah satu relawan memerangi narkoba, diharapkan tidak hanya 10 persen narkoba yang berhasil ditangkap tapi bisa mencapai 100 persen Indonesia bersih dari narkoba.

Sementara Kasi P2M BNN Kabupaten Kediri Agung Tri Nugroho memberikan pemaparan terkait kasus narkoba yang saat ini Indonesia sedang dalam darurat narkoba,beragam jenis narkoba saat ini sedang kami lakukan upaya peperangan ,salah satunya dengan cara sosialisasi dan penyuluhan ke semua intansi baik pemerintahan, lembaga ,elemen masyarakat maupun ke dinas pendidikan yang ada diwilayah Kabupaten Kediri yang saat ini sudah kami lakukan. Ujar Agung Tri Nugroho.

Kami tidak bisa berjalan sendiri melaikan harus merangkul semua lapisan masyarakat dan awak media untuk turut serta membantu memerangi peredaran narkoba, seperti yang sudah diketahui bahwa ditahun 2017 hingga saat ini Kepolisian sudah berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba yang masuk wilayah Kabupaten Kediri"tambahnya .

Harapan kami mulai dari kita sendiri marilah kita tumbuhkan kepedulian kita terhadap kepentingan keselamatan orang banyak dan anak anak yang rentan terhadap pengaruh penyalahgunaan bahaya narkoba "pungkasnya.

(har)
Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.