loading...
TUBAN, TRIBUNUS.CO.ID -   Siti Kasanah (60), Janda penjual rujak cingur ini sangat terharu ketika mendapat kabar "gubuk reot" nya menjadi sasaran program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahap XIV tahun 2018.


Kondisi rumah Siti yang berada di Gang Gemini Kelurahan Karangsari Kecamatan Tuban ini tampak memprihatinkan, dimana dinding rumah terbuat dari bambu dan papan dengan lantai tanah. Tak jarang ketika hujan, rumahnya bocor.


"Saya tak bisa ngomong lagi, sampai sekarang saya tidak percaya dengan bedah rumah dari Tentara ini," kata Siti, saat ditemui di rumahnya, Jumat (27/4/2018).



Saat ini bedah rumah masih berlangsung, Siti yang hanya berpenghasilan pas-pasan dari hasil menjual rujak ini mengaku senang dan sangat terbantu dengan program bedah rumah dari TNI.



"Saya ini cuma jualan rujak, kadang ramai kadang sepi, jangan kan untuk memperbaiki rumah, bisa makan sehari-hari saja alhamdulillah, untung ini ada bantuan bedah rumah dari TNI, Saya sangat berterimakasih dengan TNI " ungkapnya.



Terpisah, Danramil 0811/01 Tuban, Kapten Arm Ahmad Fakih mengatakan, untuk tahun 2018 ini Koramil 0811/01 Tuban mendapat alokasi program renovasi RTLH 20 unit yang tersebar di 17 desa dan kelurahan.



“Program tersebut murni bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang masih memiliki rumah tidak layak huni, dan akan diperbaiki sehingga menjadi rumah yang sehat, bersih dan layak huni. Jadi kami sangat bersungguh-sungguh dalam mengerjakannya karena hasilnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Danramil Tuban.   Penrem 082/CPYJ ).

loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar