KEDIRI, TRIBUBUS.CO.ID - Menjelang Bulan Suci Ramadhan 2018 ,Desa Badas bersama NU Ranting Badas Kecamatan Badas Kabupaten Kediri ,Kamis pagi (10/5/2018) menggelar Nikahan dan Sunatan masal yang digelar di Balai Desa Badas, kegiatan ini berlangsung ramai karna pernikahan dan khitanan masal ini diselenggarakan setiap satu tahun sekali menjelang puasa.

Terdapat lima pasangan pengantin yang rata rata usia diatas 35 tahun, dan sepasang lagi diusia 20 tahun, prosesi arakan dan kiraban lima pasangan pengantin tersebut diarak mengelilingi Desa Badas dengan diikuti 20 peserta khitanan dibelakangnya ,diiringi marching band dan ribuan pawai dari jamaah dan warga serta lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Badas.

Pemberangkatan peserta nikah dan khitanan masal tersebut diberangkatkan langsung oleh Kepala Desa Badas bapak Nursahid didampingi Tiga Pilar Kecamatan Badas.
Kegiatan nikah dan khitanan masal ini juga dihadiri oleh Tokoh Ulama, Pimpinan Pondok Pesantren Desa Badas, Kepala KUA Desa Badas, Keluarga pengantin dan orang tua peserta khitan.
Salah satu pasangan mempelai dari Kecamatan Mojo Kediri Puspitasari mengatakan "Kami sangat bersyukur dan senang atas pelaksanaan nikah masal yang digelar oleh Desa Badas dan NU Ranting Badas ,suatu kehormatan bagi kami, karena pernikahan yang digelar ini sangat meriah sekali apalagi dibarengi arakan mengelilingi desa" Dari kami berdua semoga pernikahan kami bisa berjalan langgeng ,dan kepada tim pelaksana kegiatan, semoga semakin berkah dan sukses " Ujar Puspitasari.

Usai kiraban dan arakan, selanjutnya para mempelai pengantin dan peserta khitan memasuki ruang Pendopo Desa Badas, dengan disambut oleh para tamu undangan dan ribuan warga yang berada dihalaman sambil diringi lantunan Sholawat.
Tokoh Ulama Kecamatan Badas Romo KH Najimudin dalam sambutan singkatnya menyampaikan ucapan rasa syukur dengan acara yang telah berlangsung hikmad ini, kepada para mempelai kami ucapkan selamat semoga kalian bisa menjadi pasangan yang langgeng dan sakinnah mawaddhah warohhman" Tutur KH Najmudin .

Usai pembukaan acara dan sambutan, para mempelai pengantin diberikan buku panduan nikah yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala KUA Badas bapak Fathul Bari dan ditutup dengan doa. Ditempat yang sama ,para peserta khitan didampingi orang tua menunggu antrian khitanan yang berada di ruang pendopo desa badas. Menurut pengakuan peserta khitan yang rata rata masih kelas SD/MI dirinya tidak merasa takut dengan proses khitanan nanti, nampak terlihat sumringah meskipun ada sebagian peserta ada yang menangis diurutan nomor dua.

Kepala Desa Badas bapak Nursahid dalam hal ini tidak banyak berkomentar, namun kegiatan seperti ini ,kami selalu melibatkan warga, tokoh masyarakat dan tokoh ulama agar Desa Badas manfaatnya dan berkahnya dapat dirasakan bersama sama, seperti pada tahun yang lalu, kami juga menggelar pelatihan merawat jenazah dan itu selalu kami libatkan semua warga dan tokoh, masyarakat, ulama. Tidak hanya itu, kegitan ini murni kerjasama Desa dengan NU Ranting Badas untuk memberikan kemanfaatan bagi warga kami "Ujar Nursahid.

Selain itu para mempelai pengantin dan khitanan masal ini ,kami juga sediakan fasilitas kesehatan, sarung, kopyah dan uang saku "Pungkasnya. (har)
Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.