KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Sungguh tak menyangka ,disebuah pemakaman umum yang terletak di Dusun Plumpungrejo Desa Karang Tengah Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri Jawa Timur terdapat hamparan dan tumpukan batu bata kuno yang sebagian sudah rusak dan sebagian masih utuh ,diduga tempat pemakaman tersebut dulunya adalah sebuah pedepokan pada Era Kerajaan Singosari. Selasa (1/5/2018).

Mbah Sopo Nyono (86) tahun yang merupakan juru kunci pemakaman tersebut mengatakan " Dirinya mulai diangkat sebagai juru kunci pemakaman Dusun Plumpungrejo pada tahun 2011 ,dan pada masa sebelumnya beberapa juru kunci yang ditugaskan untuk merawat pemakaman tersebut tidak bisa bertahan selama dua tahun " Ujar Mbah Sopo Nyono kepada tribunus.co.id .
Belum tahu sebabnya kenapa tidak bisa bertahan lama, namun ketika dirinya diangkat jadi juru kunci pada tahun 2011 bisa bertahan hingga saat ini, saat ditugaskan dirinya melihat area pemakaman tersebut sudah terdapat hamparan batu bata kuno yang sebagian terlihat masih tertanam didalam tanah.

Ketika diukur, batu bata tersebut berukuran lebih besar dibanding dengan batu bata yang ada di Dusun Pandan Desa Canggu Kecamatan Badas yang baru saja ditemukan. Karna batu bata tersebut berukuran lebih tebal dan lebih besar berkisar 35 X 25 cm tebal 10 cm.

Tidak hanya batu bata yang ditemukan, namun ada sebuah Batu Umpak atau Altar dengan ukuran 60 X 60 cm persegi dengan tinggi 45 cm menyerupai bentuk pot besar dengan garis garis ukiran . Menurut mbah Sopo Nyono dulunya diarea pemakaman tersebut terdapat dua umpak namun yang satunya hilang dicuri orang. Dua umpak tersebut mulanya ditemukan ditengah tengah pemakaman " kata Mbah Sopo Nyono.
Dan kini batu umpak yang tersisa satu tersebut oleh warga digunakan sebagai tancapan tiang lampu dipintu masuk pemakaman.

Saat dilihat, batu bata tersebut banyak digunakan warga sebagai batu nisan ketika ada orang meninggal dunia, dan sebagian juga terdapat batu nisan berelief asli dari batu andesit. Diduga area pemakaman Dusun Plumpungrejo ini dulunya adalah tempat Pedepokan pada Era Kerajaan Singosari ,karena disekeliling tempat penyimpanan Keranda (pendoso) masih banyak batu bata kuno berukuran besar yang masih tertanam.(har)
Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.