loading...

BANYUASIN, TRIBUNUS.CO.ID -Begitu malang nasib naas dialami Heri(20) yang merupakan warga Desa Pelajau Ulu, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin Sum-Sel. tewas ditembak orang tidak di kenal diduga pelaku penembakan kawanan begal motor, Selasa (29/05) sekitar pukul 23:00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun Rabu (30/5) korban bersama 2 rekannya yakni Ilham dan Edi mau pergi ke Desa Taja Mulya,Pilif IV, Karet (X tranmigrasi SRDP) Kecamatan Betung Kab.Banyuasin Korban dan kedua rekannya lewat jalan pintas dari desa galang tinggi kecamatan Banyuaain III.

Saat korban bersama 2 rekannya suda mengara ke desa taja mulya, Pilif di tengah perjalanan tiba-tiba dihadang oleh kawanan orang dan kawanan orang tersebut langsung mengeluarkan senjata api dan langsung melepaskan tembakan mengenai bagian perut Heri.

“Kalau dari keterangan kawan- kawanya Heri dan dua rekannya, Heri di tembak di bagian perut, Heri sempat ditolong oleh rekannya Edi dengan di bopongnya ke Desa Galang Tinggi dengan kondisi tubuh tertembak setibanya di rumah sakit umum daera (RSUD) Banyuasin namun sayang nyawanya tidak tertolong lagi.” Kata Rohem warga Desa Pelajau

Kini pihak keluarga usai meng kebumikan almarhum heri di pemakaman desa Pelajau Ulu merasa sangat kehilangan dan sangat berduka,kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polres Banyuasin.

Kapolsek Betung Naziruddin. SH. ketika dihubungi membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut. Namun la mengaku bahwa tempat kejadian merupakan wilayah hukum Polsek Pangkalan balai.

“Semalam kami sudah ke TKP, baru pulang pukul 05:00 wib tadi, dan itu TKPnya, masuk Polsek Pangkalan balai, silahkan saja tanya ke Polsek Pangkalan balai”. ucapnya.

Sementara itu pihak Polsek Pangkalan balai, saat dihubungi melalui IPTU. M. Bayu, S. Mengaku bahwa kasus tersebut ditangani oleh Polres Banyuasin.”Oh iya, kasus Galang tinggi itu pihak Polres yang tangani, ” singkatnya.

(Rn)


loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar