loading...

BALI, TRIBUNUS.CO.ID - Gugurnya lima anggota polisi dalam insiden kerusuhan dan penyanderaan oleh para narapidana teroris (napiter) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, agaknya mempengaruhi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satunya Ini terlihat dari banyaknya karangan bunga yang berada di Polsek Selemadeg Barat Polres Tabanan, Sabtu (12/5/2018).

Terpantau karangan bunga baik dari perorangan ataupun lembaga dan instansi.

Salah satunya berasal dari Forum Perbekel Kecamatan Selemadeg Barat yakni Karangan bunganya bertuliskan "Turut Berduka Cita Selamat Jalan Pahlawan Bangsa Kami Tidak Takut
Kami Bersama Polri."

Selain itu, nampak pula karangan dari Elemen Masyarakat Selbar
"Turut Berduka Cita
Selamat jalan pahlawan bangsa.
Kami siap memerangi terorisme untuk menjaga keutuhan NKRI,"  tulis di karangan bunga itu.

"Turut Berduka Cita Selamat Jalan Pahlawan Bangsa Kami Tidak Takut
Kami Bersama Polri Lawan Teroris" tulis karangan dari Restaurant Tekor Bali.

Terlihat pula karangan bunga dari pengelola Warung Pantai.
" Turut Berduka Cita
Selamat Jalan Pahlawan Bangsa
Kami Tidak Takut Kami Bersama Polri"

Menurut salah seorang warga yg ditemui saat membawa karangan bunga bernama Mas Suwarno pengelola warung pantai mengatakan bahwa Kami masyarakat di wilayah Selemadeg Barat turut berbela sungkawa dan akan bersama sama Polri memerangi teroris.

Seperti diketahui peristiwa kerusuhan napiter dan kepolisian di Mako Brimob membuat lima anggota Polri gugur setelah disandera beberapa saat oleh napiter yang menguasai tiga blok di Rutan Mako Brimob.

" Kami Polsek Selemadeg Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut berbela sungkawa dan dukungan morilnya kepada institusi Polri untuk bersama melawan teroris" ucap Kapolsek Selemadeg Barat Akp I Wayan Suastika, SH.
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar