loading...



KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - UPTD Puskesmas Badas menggelar pertemuan Lokakarya Mini Lintas Sektor yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur. Senin (14/5/2018) pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Desa se Kecamatan Badas, Muspika Kecamatan Badas dan para Tokoh agama dan kader kader penggerak PKK dan kader desa siaga.

Dalam sambutan singkatnya bapak Camat Badas Sumarlan, M. Si menyampaikan terkait darurat teror, saat ini masyarakat Indonesia telah diresahkan dengan adanya teror bom yang telah terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, warga diharapkan tenang dan lebih waspada, semoga tidak terjadi di Kabupaten Kediri,alhamdulillah kita semua disini bisa bertatap muka untuk membahas tentang pentingnya menjaga kesehatan .

Dr Henny selaku Kepala UPTD Puskesmas Badas ,memaparkan tentang visi dan misi dari puskesmas, dimana visi dan misi yang diterapkan adalah meningkatkan SDM melalui pelatihan pelatihan kesehatan untuk meningkatkan Profesionalisme kompetensi kerja dan meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan ,meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi agar tercipta masyarakat yang sehat dan mandiri.

Dr Henny Menjelaskan juga tentang perkembangan pembangunan gedung dan sarana, fasilitas yang sudah dimiliki Puskesmas Badas ,alhamdulillah kami dari Puskesmas Badas sudah siap meningkatkan pelayanan yang lebih baik, selain itu Puskesmas Badas juga punya program Gergaji (Gerakan Keluarga Sehat Jambanisasi) program ini muncul karena keprihatinan sari Puskesmas tentang jamban sehat dimasyarakat sangat minim.

Puskesmas Badas saat ini dalam pelayanan kesehatan juga semakin meningkat dengan menggunakan mesin elektronik untuk mengambil nomor antrian pasien sesuai dengan kondisi, seperti nomor antrian pasien lansia dan pasien ibu hamil. Tujuannya adalah semua masyarakat Badas khususnya dapat terlayani dengan baik .(nasirin)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar