loading...


BANYUASIN, TRIBUNUS.CO.ID  - Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dibikin heboh, lantaran salah seorang Guru SMPN di Kecamatan Suak Tepeh di laporkan Suami Syahnya ke Inspetorat Pemkab Banyuasin.


BI (52) Suami syahnya Oknum guru di SMPN Kec.Suak Tapeh ET (40) melaporkan ET istrinya ke Inspektorat Pemkab Banyuasin atas tuduhan telah menikah dengan laki-laki selingkuhannya IM (41) dengan bukti surat bukti nikah dibawah tangan antara ET dan IM.

“Awalnya saya ingin rujuk, tapi setelah mengetahui  perbuatan yang tak pantas dilakukan ET, saya jadi membatalkan niat untuk rujuk. Mereka sudah menikah lebih dari 5 bulan dan sekarang kabarnya ngontrak rumah dikawasan pabrik Indomie, tetapi masih aktif mengajar. Saya minta kepada Bupati Banyuasin agar secepatnya memecat ET,” kata BI, Jumat (18/05/2018).


Bambang menambahkan, karena rumah tangganya sudah terlanjur rusak, maka dia punya target istrinya harus dipecat dari statusnya sebagai PNS dilingkungan Disdik Banyuasin.

Bapak dua anak ini dari  pernikahannya dengan ET mengaku sebelum melapor ke Inspektorat dan ke Disdik sudah memperhitungkan resikonya dengan matang. Sebab sekalipun rujuk tidak mungkin lagi kehidupan rumah tangganya akan dan
Masalah kedua anaknya.


Bambang, mengatakan sudah menjadi  tanggung jawabnya untuk mengurusnya. “Saya akan bertanggung jawab penuh  terhadap semua kebutuhan anak saya, terlebih masalah pendidikan,” terangnya.

Dikatakan warga Perumahan Tanjung Agung Kecamatan Banyuasin 3 ini, semenjak surat nikah dibawah tangan istrinya ditemukan, kedua Anaknya  masih duduk di bangku kelas 1 SMA dan adiknya kelas 4 SD sangat terpukul dan malu masuk sekolah takutnya jadi ejekan teman sekolanya.

Sementara Kadisdikporapar Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan saat diminta konfirmasinya melalui Sekdisdik, Zulkarnain via WhatsApp mengatakan, terkait guru tersebut  pihaknya baru mendapat info tertulis dari Inspektorat. “Sekarang kami sudah menurunkan tim dan hasilnya akan kami sampaikan ke Inspektorat.

Untuk menyelidiki hal tersebut kata Zulkarnain, pihaknya sudah membentuk tim dan tim akan turun ke sekolah tempat ET  mengajar.

“Kalau BI sendiri dengan kami baru sebatas cerita,  belum ada menyampaikan laporan resmi tertulis,” jelasnya.(rn)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar