loading...

BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID - Pertamina Gas (Pertagas) suda hampir satu tahun ini sering kali di Publik di ramaikan masalah aktipitas Penggalian/pemasangan Pipa milik PT PERTAMINA GAS (Pertagas) yang menimbul kan masala baik lalu lintas maupun lingkungan di Kecamatan Banyuasin lll Kabupaten Banyuasin Sum-Sel, Lingkungan Warga di rusak terhambur-hambur tampa tanggung jawap yang berarti.


Sempai-sampai Camat Banyuasin lll, Ir. Alpian Jengkel dan gram karna laporan warganya terkait masala yang icap kali di lakukan Sufkon PT Pertagas terhadap lingkungan dan paselitas umum di Kecamatan yang ia Pimpin.


Saya tidak terima dan memprotes keras terhadap kinerja PT Rekind merupakan perusahaan Subkon PT Pertagas jelasnya.


Dapat kita pastikan Pelanggaran2 yang di lakukan oleh mereka (PT Rekind) suda pasti banyak selangkangi SOP dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), sehingga masyarakat sangat dirugikan.
Baca juga di bagian ini : http://petisi.co/pemasangan-pipa-pertamina-gas-merugikan-masyarakat-banyuasin/


Alpian katakan, Seharusnya BUMN itu menjadi mempaat bagi masyarakat ini mala justru banyak merugikan masyarakat yang berdomisili disepanjang proyek itu, dalam penggalian pipa gas seenaknya saja dan berdalih ini proyek milik negara.


Sementara Deputi Projek Manager Pertagas Eka Yogatama, mengatakan, bahwa pihaknya siap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kami ikuti kalau ada pekerjaan yang tidak sesuai SOP kami stop,” ujarnya. waktu lalu.


Dikatakan Ir. Alpian , itu artinya Kita akan stop kalau mereka tidak lakukan perbaikan dalam sistim kerja dan perbaiki kenerja humasnya.


Bisa kita lihat pengguna jalan lintas kalau tidak berhati-hati saat memparkirkan kendaraanya di bahu jalan sebelah kiri arah ke Palembang bisa nasib tidak baik bisa terjebak bekas galian dan kendaraanya bisa terguling, karena penimbunan lubang tidak dipadatkan kembali ditambah datang hujan dampak tumpukan tanah itu bisa membuat jalan licin tetapi jika datang panas debu banyak bertebaran, bebernya (01/06/2018).

Lubang galian pipa gas oleh pekerjanya ditinggalkan menganga itu terdapat sebagian di wilayah Banyuasin lll, Suak Tapeh dan Kecamatan Betung, jika pemudik tidak berwaspada bisa kecemplung dilubangi itu, pungkasnya.(rn)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar