loading...



KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Warga Dusun Mojolegi Desa Bendo Kecamatam Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur, Kamis (21/6/2018) pagi sekira pukul 08:30 WIB digegerkan dengan temuan sesosok bayi perempuan yang terbungkus dalam plastik hitam disebuah peraiaran sungai sarinjing irigrasi persawahan Dusun Mojolegi Desa Bendo Kecamatam Pare Kabupaten Kediri . Mayat bayi perempuan saat ditemukan pertama kalinya oleh anak anak kampung warga setempat yang akan bermain dan mencari ikan di sungai tersebut.


Hilmi Syarizam Wahid (8) tahun dengan kawan kawan yang merupakan saksi pertama kali tersebut ,mulanya ia bermain ke sungai dan mencari ikan ,tiba tiba mencium bau busuk yang menyengat, dicarinya asal bau busuk tersebut ternyata dari sebuah plastik hitam yang tersangkut dibebatuan, setelah dibuka ternyata ada mayat bayi yang sudah meninggal dengan kondisi sudah rusak.

Melihat kejadian tersebut, Hilmi Syar Izam Wahid bersama kawan kawan melaporkan ke warga setempat,  sehingga mayat bayi dievakuasi bersama,  dan saat ini masih dalam pemeriksaan tim identifikasi Polres Kediri.


Wakapolsek Pare IPTU Jaenudin sat dilokasi kejadian mengatakan, Jasad bayi ini pertama kali ditemukan oleh 4 anak dari warga sekitar yaitu Hilmi Syarizam Wahid dan kawan kawan sekira pukul 08:30 WIB saat akan mencari ikan disungai tersebut. Dia mencium bau busuk yang menyengat dilokasi tersebut dan melihat benda mencurigakan dalam tas kresek warna hitam dan setelah dibuka isinya ternyata mayat  bayi dalam kondisi sudah membusuk yang tersangkut dibebatuan tepi sungai.hingga saat ini sudah ditangani tim identifikasi Polres Kediri, sedangkan anggota kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuang bayi tersebut "Ungkap IPTU Jaenudin.

Melihat kondisi bayi tersebut, sangat dimungkinkan sudah meninggal sekitar 3 hari. Apalagi kondisi bayi sudah membiru dan membusuk, namun siapakah pelaku pembuangan ini masih dalam penyelidikan" Pungkasnya. (har)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar