KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Yayasan Himpunan Da'iyah Majelis Taklim (Hidmat) Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Sosialisasi yang bertempat di Graha Muslimat Nahdlatul Ulama Jl Puskesmas Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ini untuk memperkuat paham kebangsaan bagi kaum muslimat NU, Minggu (24/6/2018).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan yang berkelanjutan dari Hidmat MNU Pusat. Kali ini bekerja sama dengan MPR RI Drs H Zainut Tauhid Sa'adi M.Si dengan mengusung tema "Meneguhkan NKRI bagi Da'iyah dan Pimpinan Majelis Taklim Muslimat NU" untuk menyampaikan empat pilar kebangsaan kepada suluruh masyarakat Indonesia.


Ketua Hidmat Muslimat NU Pusat Ny Hj Machfudhoh Aly Ubaid menyampaikan, tugas Hidmad Muslimat NU dalam berdakwah perlu juga menyampaikan nilai-nilai kebangsaan. Nilai-nilai tersebut terangkum dalam empat pilar kebangsaan yaitu  (1) Pancasila sebagai Dasar dan Idiologi Negara, (2) Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, (3) NKRI sebagai Bentuk Negara dan UUD 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan. Hal ini sesuai dengan pesan founding father NU yaitu Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy'ari yang kita kenal bersaama dengan istilah Hubbul Wathon Minal Iman," jelasnya.

Menurutnya, pemahaman Muslimat NU untuk cinta terhadap tanah air harus ditingkatkan. Hal itu agar muslimat bisa membentengi diri dari semakin banyaknya paham-paham radikal.


Selain itu, yang terpenting lagi menurutnya adalah menyatukan kekuatan menuju kebangkitan Muslimat. Salah satunya dengan cara memilih Calon Gubernur Jawa Timur dari Ketua Umum Muslimat NU Pusat Hj Khofifah Indar Parawansa.

"Semoga muslimat kuat, semoga muslimat bisa bangkit, dan semoga muslimat menjadi hebat. Siapa yang mau mewadahi keinginan muslimat kalau bukan ketuanya sendiri," tegasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Pengurus Pusat Muslimat Hj. Mahfudhoh, Pengurus Wilayah, Hj. Chisbiyah, dan Ketua Muslimat Kabupaten Kediri Dra Hj Musdawamah MHI. Adapun sebagai peserta, Koordinator Daerah Muslimat Kediri yang meliputi Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek.

Sementara Wakil Pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI Drs H Zainut Tauhid Sa'adi M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Sila ke IV Pancasila yakni" Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmad dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan" yang intinya setiap warga negara wajib memilih pemimpin yang tepat untuk  kesejahteraan semua rakyat maupun umat ,diharapkan nanti pada saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tanggal 27 Juni 2018 nanti untuk bisa menghadiri tps tps yang sudah disiapkan oleh panitia. (har)
Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.