Pasuruan, TRIBUNUS.CO.ID Hari Kamis (28/06) Pukul 20.00 WIB Pengamanan serta pemantauan kotak suara  dilaksanakan anggota Koramil 0819/15 Winongan dengan extra dalam satu kali 24 jam.


Unsur Pengamanan kotak suara beserta kelengkapan Pilkada di Kantor KUD Brama Kecamatan Winongan  diantaranya, Anggota  Koramil 0819/15 Winongan, Polsek Winongan.  Satpol PP  Kecamatan Winongan,  dan Komisioner PPK Kecamatan Winongan. 

Anggota TNI khususnya Koramil 0819/15 Winongan  bersama Polsek Winongan baik sebelum, menjelang dan sesudah akan terus melakukan pengamanan.
Terlebih selesai pencoblosan  selalu fokus meperhatikan potensi kejahatan Pemilu sesudah  dilakukan  pencoblosan.

Dikatakan oleh Kapten Arm Yuono selaku Danramil 0819/15 Winongan, dirinya tidak mau kecolongan, berdasarkan pengalaman pada kejahatan Pilkada yang berkaitan dengan surat maupun kotak suara biasanya terjadi di daerah-daerah pinggiran seperti halnya di daerah-daerah terpencil.

Mengantisipasi yang tidak di inginkan seperti kejahatan Pilkada maka dilakukan rutinitas penjagaan dan pemantauan secara bergantian, tegas Danramil.

Dari pihak pengamatan serta pengalaman oleh komisioner PPK Kecamatan Winongan juga menyampaikan bahwa, selama ini problem yang kerap terjadi ada di bagian logistik.

Saat didistribusikan ke TPS, kotak suara harus berisi semua dokumen termasuk surat suara harus terkunci di dalam kotak suara. Tapi di beberapa tempat di temukan ada yang dikirim terpisah yang mana ada kejadian surat suara yang dikirim dengan kardus mi instan dan kardus air mineral.

Menyikapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi diwilayah Kecamatan Winongan apabila kita menyepelekan masalah hal pengamanan, Tuturnya.

Beliau menambahkan TNI sifatnya hanya membantu, mengawal dan mengamankan mulai dari penyiapan, pendistribusian Logistik Pilkada sampai pelaksanaan Pencoblosan dan selesainya pun akan tetap kita kawal untuk Pengamanannya.



Pewarta : MF

Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.