JIRAK: Upaya Pengembangan Kreativitas Melalui Pelatihan Kerajinan Koran Bekas, Kamis (28/6), Desa Sedaeng Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan 

Pasuruan (28/6), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang (UM)menggelar kegiatan program kerja “Kerajinan koran Bekas (Jirak)” di Balai Desa Sedaeng Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Program kerja tersebut, mahasiswa KKN UM memfokuskan kegiatan untuk anak-anak perempuan usia 9-12 tahun dengan jumlah peserta 21 anak. Maka kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kreativitas anak-anak di Desa Sedaeng.

“Pembuatan kerajinan dari koran bekas memilki manfaat selain berguna untuk mengurangi jumlah koran bekas yang tidak terpakai, serta untuk meningkatkan kreativitas anak-anak dalam memanfaatkan barang-barang bekas khususnya koranbekas yang ada di sekitar mereka dan untuk mengisi waktu luang pada saat liburan sekolah”, tutur Nisfaul Raudhatul Islami

Dalam proses pembuatan kerajinan dari koran bekas ini, anak-anak diminta untuk mengumpulkan terlebih dahulu bahan dan alat yang diperlukan seperti kardus bekas, lem, lidi, gunting, cat air (pewarna makanan), kuas, dan yang terpenting yaitu koran bekas. Bahkan proses pembuatannya anak-anak didampingi oleh mahasiswa KKN UM guna menunjukkan bagaimana langkah-langkah pembuatan kerajinan dari koran bekas. Saat melakukan kegiatan peserta dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok A dan kelompok B. Dimana setiap kelompok menghasilkan satu hasil karya.
Berdasarkan dari salah satu peserta yang bernama Suci (11), sebelumnya mereka belum pernah sama sekali diajarkan untuk membuat kerajinan dari koran bekas di sekolahnya. Anak-anak di Desa Sedaeng sangat antusias ketika diadakannya kegiatan ini karena bagi mereka kegiatan membuat kerajinan dari koran bekas merupakan suatu pengalaman yang menarik yang belum pernah mereka dapatkan.

Hasil karya yang dihasilkan dari pembuatan kerajinan ini adalah berupa hiasan dinding dan keranjang. Kemudian hasil karya tersebut nantinya dapat mereka bawa pulang untuk dijadikan hiasan di rumah mereka. Menurut penuturan dari salah satu peserta yang bernama Ana (12),

"Hasil karya ini akan kami bawa ke sekolah untuk ditunjukkan pada guru kami Kak, karena di sekolah tidak pernah diajarkan membuat kerajinan yang seperti ini jadi kami berharap setelah menunjukkan kerajinan ini nantinya kami akan diberikan materi membuat kerajinan lainnya dari barang-barang bekas lainnya.

Dari kegiatan tersebut mahasiswa memiliki tujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan pembuatan kerajinan dari koran bekas berupa hiasan dinding dan keranjang. Hal ini juga bermanfaat untuk mengisi waktu luang saat liburan sekolah.

Kerajinan  dari koran bekas ini dibuat oleh anak-anak perempuan di desa Sedaeng yang dipandu oleh mahasiswa KKN UM. Pembuatan kerajinan dari koran bekas bertujuan mengajarkan anak-anak untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar mereka. Dalam pembuatan kerajinan ini anak-anak diharuskan memperhatikan  memperhatikan seni kerajinan dengan cara memberikan warna menggunakan cat air agar lebih menarik.(fji/nri/zni)

Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.