KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Salah satu warga Desa Dlopo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri dilaporkan mengamuk sambil bawa sajam yang dapat membahayakan orang disekitarnya. Laporan tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Kapolsek Gampengrejo Polres Kediri, AKP Mukhlason SH bersama anggotanya turun ke lokasi kejadian.Senin (9/7/2018).

Saat Polisi tiba dilokasi, warga yang dilaporkan bernama Sutrisno masih dalam kondisi memegang Sajam jenis clurit /(bendo) disebuah kebun persawahan milik Sutris sendiri, Kemudian Kapolsek bersama anggota mencari ide untuk membujuk Sutris untuk menyerahkan sajam tersebut.

Tidak lama kemudian, Sajam yang dipegang Sutris berhasil dirampas polisi, kemudian Sutris lari menuju ke kebun persawahan miliknya ,dan disusul Kapolsek, anggota dan istrinya Sutris. Setelah dapat diajak baik baik, Sutris akhirnya dapat diajak pulang kerumahnya.

Menurut keterangan istrinya, Sutris mengalami depresi sudah beberapa tahun yang lalu akibat keluar dari pekerjaan di PT. GG Kediri dan pernah diobatkan ke Rehabilitasi Jiwa di Nganjuk. Dalam pengamanan tersebut semua berjalan dengan situasi aman dan kondusif. (har)
Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.