Usai Terkena Operasi Satpol PP, Belasan Anak Pengamen Di Winongan Dirangkul LSM Jaga NKRI



PASURUAN, TRIBUNUS.CO.ID - Belasan anak jalanan dan pengamen di Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan yang terkena operasi petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  jum'at malam (13/7/2018) kini bina oleh Karim dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Jaga NKRI.

Belasan anak jalanan atau pengamen dengan usia yang berbeda nampak senang setelah mendapat perhatian dari Karim ,karena sebagai anak yang hidup dijalanan yang kurang kasih sayang kini mendapat pembinaan, sehingga layaknya mendapat kasih sayang dari orang tua.

Karim mengatakan bahwa" sebenarnya banyak potensi yang dimiliki oleh anak anak jalanan tersebut, karena kurang perhatian dari orang tua maupun pemerintah ,mereka terjun kedunia jalanan" terang Karim kepada tribunus.co.id.

Beberapa anak jalanan yang terkena operasi petugas tersebut beragam usia ,ada yang diatas belasan dan ada yang dibawah 10 tahun ,dan beberapa perempuan, seharusnya mereka masih layak mengemban dunia pendidikan ,namun kenapa  mereka harus turun alih profesi jadi pengamen jalanan" Agar tidak menjadi keresahan dijalanan, mereka yang terkena operasi petugas Satpol PP kami rangkul dan kami bina agar mereka kedepan memiliki masa depan yang terarah"ungkap Karim.


Untuk ini kami bekerja sama dengan Satpol PP Winongan dan Ketua NU Winongan minta dukungan, alhdulillah disetujui dan direspon positif.

Selanjutnya, mereka anak jalanan /pengamen saya kumpulkan kemudian saya bina dengan mutiara nasehat dan sikap disiplin terus saya berikan, supaya kedepannya bisa berubah "anak anak tersebut merupakan generasi bangsa yang suatu saat akan meneruskan kegiatan pembangunan, anak tidak boleh menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, dan anak anak boleh berada ditiga tempat  yaitu rumah, sekolah dan tempat mereka bermain. (galeh/har)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.