loading...



KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Tak disangka, disebuah area Petilasan Adipati Minak Sengguruh yang berada di Dusun Tungklur Desa Tungklur Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur telah ditemukan serpihan dan potongan  batu yang diduga cagar budaya dengan beragam macam bentuk.

Serpihan dan potongan batu yang diduga cagar budaya tersebut ditemukan pertama kalinya oleh tim Damar Panuluh Nusantara bersama pengurus Abdi Dalem Sentanan Adipati Minak Sengguruh dan ketua RT setempat pada Selasa malam (7/8/2018) disebuah Musholla yang berada dekat dengan lokasi petilasan.

Mulai terungkapnya serpihan dan potongan batu yang diduga cagar budaya tersebut ,bermula salah satu dari tim Damar Panuluh Nusantara berkunjung di petilasan Minak Sengguruh Desa Tungklur  yang kemudian bertemu dengan bapak Rokani merupakan  pengurus abdi dalem sentanan minak Sengguruh,setelah berbicara panjang lebar terkait sebuah pathok yang menjadi bukti sejarah petilasan milik seorang Sengguruh di Desa Tungklur,  kemudian tim Damar Panuluh Nusantara penasaran dengan petilasan tersebut, tidak mungkin Seorang Sengguruh yang diceritakan pernah singgah di Desa Tungklur ini hanya meninggalkan sebuah pathok kayu untuk pengikat tali kuda saja ,setelah mencoba melakukan penelusuran didekat area petilasan,  tak disangka bahwa diarea petilasan Minak Sengguruh selama ini ada beberapa serpihan dan potongan batu yang diduga adalah batu cagar budaya dapat ditemukan, karena selama ini masyarakat atau pemerintah desa hanya mengetahui sebuah pathok kayu yang dipajang dipendopo petilasan tersebut yang menjadi bukti dan keyakinan bagi masyarakat akan sejarah Adipati Minak Sengguruh sebagai lahirnya Desa Tungklur yang diperingati sebagai hari jadi desa hingga saat ini.


Namun saat ditemukan  beberapa serpihan dan potongan batu yang diduga cagar budaya diantaranya berupa batu umpak persegi panjang, batu lumpang, lingga kecil atau pelipisan dan beberapa batu andesit lainnya yang kini masih berjumlah 26 ,saat itu pengurus Abdi Dalem Minak Sengguruh bersama Ketua RT, Kepala Dusun serta warga yang tinggal dilingkungan petilasan sangat antusias ,semangat dan berusaha turut serta membantu pencarian batu cagar budaya di lokasi area petilasan Minak Sengguruh,karna menurutnya diduga masih banyak yang belum terungkap,bahkan warga yang merasa memiliki sama dengan jenis dan bentuk batu cagar budaya yang ditemukan langsung dijadikan satu.

Serpihan dan potongan batu yang diduga cagar budaya dengan beragam bentuk tersebut juga ditemukan disebuah pekarangan warga yang tinggal dekat dilingkungan petilasan Minak Sengguruh, sebagian juga ditemukan di sebuah kandang peternakan sapi dan juga ada di sungai, dan saat ini temuan temuan tersebut oleh abdi dalem minak Sengguruh diamankan di Petilasan Minak Sengguruh.


Hingga berita ini diunggah, pengurus abdi dalem minak Sengguruh,RT dan warga dan juga dibantu tim dari Damar Panuluh Nusantara terus berusaha melakukan pencarian serpihan dan potongan yang diduga kuat adalah batu cagar budaya, agar dapat dilakukan penelitian oleh dinas dinas terkait.

Kepala Desa Tungklur bapak Mashudi saat dikonfirmasi oleh tribunus.co.id dirumahnya, pihaknya  akan segera melakukan peninjauan atas temuan serpihan dan potongan batu yang diduga cagar budaya tersebut yang berada diarea petilasan adipati Minak Sengguruh. (har)
loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar