PT. Bisi Pusat, Luncurkan Dua Kontainer Benih Jagung Hibrida Ke Sri Lanka




KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - PT Bisi International Tbk hari ini Kamis (16/8/2018) mengekspor 20 ton benih jagung hibrida ke negara Sri Lanka yang dilepaskan secara simbolis oleh Direktur Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Dr Ir Sumarjo Gatot Irianto, MS, DAA  dengan didampingi oleh Presider PT Bisi International Tbk Jemmy Eka Putra, Bupati Kediri, Dinas Karantina, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, BPSB Provinsi Jawa Timur dan Para petani kemitraan produksi benih Bisi, di halaman Kantor PT. Bisi jalan raya Bringin Desa Telungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Hadir dalam acara pelepasan ekspor benih jagung hebrida PT. Bisi International Tbk tahun ini diantaranya adalah Direktur Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr Ir Sumarjo Gatot Irianto, MS, DAA, Presider PT. Bisi International Tbk  Jemmy Eka Putra ,Forkopimda Kediri, Bupati Kediri, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya bapak Dr ,Ir M ,Musyaffak Fauzi, SH M. Si, Kepala UPT. PSB TPH Jawa Timur Ir Satoto Berbudi, M. Si ,BPSB Provinsi Jawa Timur, ,Mitra Pertanian PT Bisi ,Polres Kediri, Kodim Kediri, Muspika Kecamatan Pare, Kepala Desa Beringin dan tamu tokoh penting lainnya. Sebelum acara prosesi pelepasan ekspor 20 ton benih jagung hibrida berlangsung, Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI melakukan peninjauan lokasi Processing dan Display Produk PT Bisi.


Acara diawali pembukaan dengan do'a yang dibuka oleh Ustad Fauzi dilanjutkan dengan Sambutan dari Presider PT. Bisi International Tbk Jemmy Eka Putra ,diteruskan sambutan dari Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Dr Ir Sumarjo Gatot Irianto dan dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat Phytosanitary (PC) oleh Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Dr Ir M Musyaffak Fauzi ke PT. Bisi International bapak Kuncoro.

Dilanjutkan penyerahan cinderamata dari perusahaan PT. Bisi International Jemmy Eka Putra kepada Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Dr Ir M Musyaffak Fauzi, Penyerahan Sertifikat Seed Analysis oleh Kepala UPT. PSB TPH Jatim Ir Satoto Berbudi M. Si kepada PT Bisi yang diwakili Ibu Evi Kumala Dewi, penyerahan cinderamata PT Bisi kepada Kepala UPT. PSB TPH Jatim, Penyerahan Ijin Ekspor dari Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI kepada PT Bisi, Penyerahan penghargaan dari Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI ke Breeder PT. Bisi yang diwakili bapak Putu Darsana, Penyerahan cindera mata PT. Bisi kepada Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI, dan Penyerahan cinderamata PT. Bisi kepada Bupati Kediri ,selanjutnya acara dilanjutkan pelepasan simbolis gunting pita dua kontainer pengangkut benih jagung hibrida dengan proses pecah kendi dan sebar coin.

Presider PT. Bisi International Tbk  Jemmy Eka Putra mengatakan, sejak awal berdiri sampai saat ini Bisi sebagai perusahaan berbasis sains, selalu mengedepankan proses riset dalam menghasilkan produk benih yang dirilis. Setelah melalui proses riset di fasilitas R&D ,benih akan diuji multi lokasi diseluruh wilayah pertanian utama Indonesia dan selanjutnya diproduksi sepenuhnya dengan sistem kemitraan bersama para petani Indonesia, dari proses yang panjang ini, benih yang dirilis memiliki keunggulan tingkat produktivitas tinggi, tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta mudah beradaptasi dengan lingkungan setempat "tutur Jemmy dalam sambutannya.

Benih jagung hibrida produksi Bisi dengan beragam varietasnya berhasil menjadi markeet leader di Indonesia, ada banyak varietas benih jagung hibrida Bisi yang sangat disukai oleh petani pengguna, seperti Bisi -18, Bisi- 2, Bisi -228 ,dan saat ini salah satu varietas lain unggulan Bisi yaitu Bisi -222 sudah berhasil menembus pasar ekspor. Hari ini kamis 16 agustus 2018 ,ekspor benih jagung hibrida Bisi -222 sebanyak 20 ton ke Sri Lanka. tahun 2018 ini ekspor benih jagung hibrida ke Sri Lanka dan Pakistan ditargetkan bisa terpenuhi total 500 ton senilai USD 1,5 juta, dan tahun depan diharapkan bisa meningkat menjadi 1000 ton senilai USD 3 juta. Terang Jemmy.


Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Bisi bisa mengekspor benih jagung hibrida ke Sri Lanka, Karena selain produk benih Bisi bisa diterima dengan baik, dan sesuai dengan iklim setempat, Indonesia menjadi salah satu dari tiga negara, selain Thailand dan Australia, yang boleh melakukan ekspor benih jagung langsung ke Sri Lanka, ditengah kemeriahan perayaan HUT RI yang ke 73 ,ekspor benih jagung hibrida semakin terasa spesial, karena bisa menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia telah berhasil menjadi negara yang berswasembada benih jagung hibrida dan sekaligus mampu melakukan ekspor.

Dukungan pemerintah dalam memacu ekspor, khususnya ekspor benih, saat ini sangat besar, salah satunya adalah pengurusan dokumen dan penerbitan ijin ekspor yang mudah dan cepat, sehingga sangat membantu produsen benih, seperti Bisi yang hendak melakukan ekspor. Kami berharap kedepannya pemerintah juga bisa menjalin kerjasama dengan negara negara lain untuk semakin memperluas pasar ekspor benih dari Indonesia "Pungkasnya (har)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.