346 Personil TNI Polri Amankan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu

Seratus personel Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti tiba di Bandara Mutiara. Terlihat Bandara sudah bersih dari sampah yang sebelumnya berserakan. Foto: Puspen TNI


Sebanyak 346 personel TNI-Polri berhasil mensterilkan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri dari kerumunan para pengungsi yang ingin keluar dari Kota Palu.

Sejak gempa mengguncang Sulawesi Tengah, warga berduyun-duyun meninggalkan Palu menggunakan pesawat TNI.

Sebanyak 346 personel TNI-Polri  yang mengamankan Bandara Mutiara pada Selasa (2/10/2018), berasal dari tiga satuan. Yaitu 100 personel dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti, 146 personel Paskhas, dan 100 personel Kepolisian.

Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu saat ini sudah kembali normal untuk digunakan sebagai tempat pendaratan dan penerbangan pesawat sipil dan militer.

Bandara menjadi titik sentral pengiriman bantuan berupa makanan dan obat-obatan bagi warga korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

Saat ini Bandara Mutiara diprioritaskan untuk pesawat militer membawa korban luka yang hendak melakukan pengobatan dan perawatan di luar Palu.

Para pengungsi yang sebelumnya memadati Bandara Mutiara difasilitasi pemerintah untuk menggunakan transportasi laut.

TNI telah menyiapkan KRI Makassar 590 untuk membantu pengungsi meninggalkan Kota Palu menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain menggunakan KRI, pemerintah juga telah menyediakan kapal Pelni untuk membantu masyarakat keluar dari Palu.  (beniandrian)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.