BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID - Setelah melakukan kegiatan reses di enam Daerah Pemilihan (Dapil) sejak tanggal 1-4 November 2018 guna menyerap aspirasi masyarakat. Kemudian 45 anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan laporan hasil reses di enam Daerah Pemilihan yang digelar pada rapat paripurna masa persidangan III Tahun 2018 di gedung paripurna DPRD Banyuasin, Senin (5/11).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Sukardi didampingi Wakil Ketua II Heryadi dan Wakil Ketua III M Sholih. Hadiri juga Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono anggota DPRD Banyuasin, Sekwan Dr. H. Konar Zuber dan sejumlah Pimpinan OPD Banyuasin.

Juru bicara dari Dapil I Saharuddin, Dapil II Muhammad, Dapil III Budi Santoso Dapil IV Arisa Lahari, Dapil V Husni Faisal dan Dapil VI M Yamin semuanya diberikan kesempatan menyampaikan laporan reses dihadapan Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono, Sekda Dr Ir H Firmansyah serta Pimpinan OPD Banyuasin.

Shaharudin Juru bicara Dapil 1 meliputi Kecamatan Banyuasin III, Rantau Bayur dan Sembawa menyampai kan bahawa anggota dewan telah melaksana kan reses guna untuk mengunjungi dapil masing-masing. Hal itu bertujuan untuk menyerap, menampung serta menyalurkan aspirasi dari masyarakat agar disampaikan kepada pihak Pemkab Banyuasin.

“Kami melakukan reses dengan cara bertatap muka dan mengadakan pertemuan dengan Kepala Desa, Anggota BPD, Perangkat Desa, tokoh masyarakat. Kami mendengarkan langsung semua permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat,”kata dia.

Dalam reses dewan tersebut berbagai usulan, saran dan masukan yang terkait dengan perbaikan infrastruktur seperti pembangunan jalan poros Mulya Agung, Desa Tanjung Menang, Sri Bandung yang dalam kondisi rusak, lampu jalan, rehab masjid Nurul Iman Desa Terlangu, pengerasan Jalan Padat Karya Desa Mainan sepanjang 8 KM dan Normalisasi Saluran Primer di 3 Desa yakni Sako Makmur, Pulau Muning dan Limbang Mulya.

“Kami berharap semua usulan masyarakat ditindaklanjuti setidaknya untuk direalisasikan secara bertahap dan dijadikan pijakan dalam pembangunan di banyuasin. Mana yang lebih prioritas didahulukan,”ujar dia.

Dilanjutkan Husni Faisal juru bicara Dapil V yang meliputi Kecamatan Banyuasin I, Rambutan dan Air Kumbang, menambahkan semua usulan yang didapatkan dari masyarakat agar dapat menjadi bahan masukan dalam penyusunan APBD dan RPJMD Banyuasin kedepan.

Adapun usulan masyarakat tersebut diantaranya perehaban jalan poros, pembangunan pustu, sekolah, jaringan listrik, air PDAM, pembangunan dermaga dan lain-lainnya. “Kita berharap laporan hasil reses dapat menjadi skala prioritas dalam pembahasan anggaran akan datang,”harap dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono mengatakan jika Pemkab Banyuasin telah menerima laporan hasil reses dewan dan akan diakomodir pada saat pembahasan APBD Induk 2019 akan datang.

Untuk itu dirinya mengajak jajaran Pemkab Banyuasin untuk mengevaluasi apa yang menjadi masukan dan usulan sebagai langkah kebijakan pembangunan guna mewujudkan Visi dan Misi Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

“Semua yang disampaikan kepada Pemkab akan menjadi rencana arah pembangunan dan kebijakan Pemkab banyuasin akan datang. Hasil reses di enam Dapil akan menjadi tolak ukur kami untuk melaksanakan pembangunan bentuk berkelanjutan. Pemkab mengedepankan skala prioritas dalam mewujudkan keinginan masyarakat,”singkat dia.

Pewarta : roni

Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.