KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri melalui UPTD Puskesmas melaksanakan optimalisasi pelaksanaan desa "Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi" (P4K) untuk mencegah terjadinya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Seperti yang dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Badas Kecamatan Badas Kabupaten Kediri yang berlangsung pada hari ini ke desa desa se Kecamatan Badas dengan dibuka oleh Kasi PMD Kecamatan Badas .Rabu (28/11/2018).

Program P4K tersebut bersama sama untuk menjadi Paspamburisti (Pasulan Pengamanan Ibu Hamil Resiko Tinggi)  bertujuan jangka panjang mencegah terjadinya angka kematian ibu dan bayi ,dan tujuan jangka pendeknya adalah membuat semua lapisan masyarakat peduli terhadap kehamilan dan bersama sama mengawal atau mendampingi ibu hamil supaya periksa rutin sesuai anjuran.

Dan mempersiapkan persalinan dengan berbagai cara diantaranya menyiapkan calon calon pendonor darah, menyiapkan mobil ambulan siaga dengan memanfaatkan kendaraan yang dimiliki oleh masyarakat.

Selanjutnya menentukan rencana persalinan dimana, menyiapkan Tabulin (tabungan ibu bersalin) karena itu pasti akan dibutuhkan.


Dan semua tersebut diatas dikordinir oleh Kepala Desa masing masing dengan membentuk tim P4K yang ada dalam tim Desa Siaga.

Dalam acara pertemuan Optimalisasi pelaksanaan desa (P4K) yang berlangsung di Kecamatan Badas dihadiri juga Kepala UPTD Puskesmas Badas dr Henny bersama stafnya, Ketua TP PKK Kecamatan Badas Ibu Patwa Delsia , Ketua TP PKK desa se Kecamatan Badas, Perangkat Desa dan Kader Kader Kesehatan. (har)
Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 600
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 800