Ketua BPD, Saya Sangat Kecewa Terhadap Kades Bandaran Tidak Transparan Dalam Pengelolaan Keuangan Desa



PASURUAN, TRIBUNUS.CO.ID - Kepala Desa Bandaran Tohari diduga tidak transparan dalam penggunaan (pengelolaan) keuangan Desa,pengelolaan keuangan Dana Desa yang bersumber dari anggaran Daerah (Nasional).

Informasi ini dirangkum Wartawan dari ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bandaran Solikan, Rabu (14/11/2018).

Solikan memaparkan Kepala Desa Tohari tidak transparan terkait pengelolaan Dana Desa. menurut Solikan, dirinya tidak pernah menerima keterangan tertulis dari Kepala desa tentang kegiatan desa yang menggunakan keuangan desa.

” Sejak saya menjadi wakil BPD sampai saya terangkat menggantikan Haji Hirin sebagai ketua BPD yang lama, saya jarang diajak musyawarah oleh kepala desa Tohari cuma sesekali pada saat puncak kegiatan saja, baru saya diajak bicara dan selebihnya tidak pernah, bahkan BPD yang ada di Desa Bandaran ini belum pernah membuat yang namanya PerDes ( Peraturan Desa )." Paparnya.

Dalam moment yang sangat rilek diwarung kopi milik warga Satuhar, Dusun Gambiran Desa Bandaran Ketua BPD Solikan menjelaskan didepan awak media, Satuhar, Haji Toha warga Desa Branang dan Cak Salim mengatakan warga Desa Bandaran ini kurang kritis terhadap pemerintahan desa yang saat ini dipimpin Tohari, oleh karena itu untuk kedepannya ya nggak usah pilih Tohari lagi khan masanya cuma 6 tahun,"tuturnya.(galeh)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.