KEDIRI, TRIBINUS.CO.ID - Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan hasil tanaman perkebunan yang melimpah ruah, negara yang hijau akan hasil rempah rempah dan pertanian .Selain itu tanaman jenis herbal bisa dijumpai diseluruh plosok nusantara.

Seperti yang ada di Kabupaten Kediri Jawa Timur, yang mana masyarakat Kabupaten Kediri  kini mulai menfaatkan lahan kosong sebagai tempat pekerjaan sehari hari dengan menanam tanaman baik itu mulai dari tanaman buah, perkebunan sayur, dan bahkan tanaman organik herbal.

Nah di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri dikenal akan wisata bersejarah yang ramai  kunjungan yaitu  Candi Surowono, Wisata Terowongan bawah Tanah, Sendang Derajat dan beberapa Situs peninggalan bersejarah lainnya, bahkan baru baru ini juga ditemukan sebuah Petilasan Cagar Budaya peninggalan Diah Ratna Mangali /Mpu Bahula yang merupakan orang tua Mpu Tantular yang berada di Kampoeng Sentanan Ds Tunglur Kecamatan Badas.

Nah dari Petilasan tersebut tidak jauh lagi arah ke utara akan dijumpai sebuah Kampoeng Sehat yaitu "Kampoeng Tin Badas" karena Pusat Puskesmas Badas juga terletak di wilayah Ds Badas tepat di area Kampoeng Tin Badas.

Kampoeng Tin Badas merupakan salah satu tempat perkebunan buah Tin di Kabupaten Kediri yang mulai banyak diminati oleh pengunjung ,baik pengunjung lokal maupun pengunjung dari luar daerah, bahkan Kampoeng Tin Badas juga sering dikunjungi wisatawan dari negeri Jiran Malaysia hanya untuk belajar Edukasi budidaya.


Di Kampoeng Tin Badas ini juga menjadi salah satu daya tarik pengunjung dari latar belakang pelajar ,mahasiswa dan komunitas pecinta lingkungan sehat, karena lokasi wisata kebun yang alami sangat cocok untuk beristirahat terapy kesehatan langsung dibawah pohon tin.  selain itu kebun di Kampoeng Tin Badas ini juga sebagai wisata Edukasi yang dalam hal ini akan dipandu oleh bapak Abdul Kholik bersama tim kerjanya menceritakan langkah langkah awal dalam budidaya buah Tin.

Ada tiga lokasi kebun buah tin yang saat ini berada di Kecamatan Badas milik Abdul Kholik, dan kini sudah memasuki musim buah, kesempatan ini dimanfaatkan para pengunjung untuk petik buah dilokasi kebun. Petik buah ini langsung bisa makan ditempat.

Pelajar yang berasal dari Kampoeng Inggris Pare pun kini mulai tertarik petik buah Tin di Kampoeng Tin Badas karena selain melihat indahnya kebun buah Tin, pelajar bisa bermain games tradisional.

Pengunjung juga bisa merasakan beberapa produk olahan dari buah tin, berupa cukak, dodol dan lain sebagainya, beberapa obat herbal dari olahan buah tin pun bisa di jumpai di toko Herbal Kanpoeng Tin Badas milik Abdul Kholik tepatnya disamping Kantor Desa Badas.(har)
Loading...

Artikel Terkait

Posting Komentar

 

media online www.tribunus.co.id

.
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 600
Hasil gambar untuk banner gif 120 x 800