Kapal Tongkang Pembawa Batubara Nyaris Menelan Korban Warga Pengguna Sungai Musi

Kepala Desa Rantau Bayur Tanjirin saat di lokasi kejadian

BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID - Terjadi kecelakaan lalu lintas laut di Sungai Musi sala satu tongkang pembawa batubara yang bermerek Top 11 menghantam perahu ketek warga yang hendak menyebrang sungai musi dua orang warga Sudirman (47) dan Cik Kitam (50) nyaris kehilangan nyawa.

Kepala Desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumsel Tanjirin, Membenarkan atas peristiwa nahas tersebut yang menimpa dua orang warganya dijelaskannya pada awak media melalui media WA kejadian tersebut tepatnya Pukul 4.45 WIB dinihari warga dusun 1 desa rantau bayur Sabtu (05/01)

Bernama Sudirman dan Cik Kitam mengeendari ketak ingin menuju terminal pengumbuk disaat ingin menyebrang tongkang bagian belakang dihembus angin dan menghantam ketek yang dikendarainya sudirman dengan Cik Kitam sama-sama warga dusun 1 rantau bayur.

Baca juga :

Adapun muatan ketek atau bawakan Sudirman dan Cik Kitam berupa Ikan Asin, Ikan Salaey serta parabot kelengkapan mereka lain2 tidak dapat di selamatkan bahkan ketek yang di kenderai nyapun hancur berkeping2 tidak ada yang bisa di selamat kan dari kejadian tragis tersebut, berkat bantuan warga Desa Tebing Abang yang kebetulan mengetahui kejadian itu syukurlah kedua warga kami iaitu Sudirman dan Cik Kitam bisa selamat dari kejadian yang nahas itu Jelas Pak Kades.
Perahu ketek yang hancur berkeping keping akibat insiden tersebut

Kepala Desa Rantau Bayur, Saya mewakili seluruh kepala desa dan warga desa yang berada di pinggiran Sungai Musi mengharapkan Agar kiranya pihak pemerintah Kabupaten Banyuasin Maupun Provinsi Sumatera Selatan agar dapat memediasi untuk desa yang dilalui ponton agar dapat mengatur sistem pengangkutan dan tidak merugikan nelayan.

Sehingga tidak terjadi hal hal serupa dan tolonglah warga kami sangat dirugikan dalam hal ini kami sangat berharap kehadiran pemerintah untuk mencari solusi yang terbaik Akibat insiden tersebut dua orang warga tersebut alami kerugian material puluhan juta rupiah dari pihak manejemen atau humas Perusahaan PT. SDJ “Swarnadwipa Dermaga Jaya” (Servo Group) belum ada kontak apa lagi upaya jelas Tanjirin Kepala Desa Rantau Bayur.

Pewarta : rn
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.