Aksi Pencurian di Madrasah Kisik Kalirejo Kian Marak Terjadi




TRIBUNUS.CO.ID, PASURUAN - Tiga kali tempat proses belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah RA. SUNIYAH II Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Di satroni maling menuai kontroversi dan perbincangangan warga sekitaran.

Seperti diberitakan sebelumnya di media online www.tribunus.co.id kemarin..red, adanya kasus pembobolan dua ruang sekolah dengan motif pencongkelan pintu di sebuah sekolahan madrasah kini menjadi perbincangan hangat di kalangan wali murid TK RA. SUNIYAH II dan warga sekitaran.

Mas'ud selaku guru MI satu lingkup dengan yayasan RA. SUNIYAH II milik almarhumah H. Sahal yang sekarang di kelola oleh istri Hj. Bariyah ini, melalui jejaringan seluler WhatsaApp nya sekira pukul 07.15 wib, Minggu (10/02/2019) pagi. kepada redaksi tribunus.co.id mengatakan, dengan seringnya kejadian ini kami akan melakukan kiat penerapan dan tindakan pengantisipasian guna mencegah terjadinya hal ini tidak terulang kembali.

"Kita akan memanfaatkan guru lokal setempat (laki -laki) untuk selalu memantau secara bergiliran di malam hari.
sekaligus menjalin komunikasi yang lebih mendalam dengan tokoh masyarakat dan kami akan segera memasang CCTV (kamera tersembunyi) di beberapa titik lokasi madrasah." Ujarnya

Untuk itu besar harapan kami dalam peran serta Kades setempat berikut jajarannya agar lebih meningkatkan lagi kegiatan ronda di lingkungan masing - masing RT umumnya di Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Alhamdulillah...kejadian kemarin tidak mempengaruhi dengan proses pembelajaran di Madrasah kami, namun tetapi kami sadar betul kejadian itu mungkin secara tersirat ada pengaruhnya meskipun sangat kecil. Tandasnya

Lebih lanjut, sayangnya ADIP selaku Kepala Desa Kalirejo via sms phone seluler miliknya belum memberikan keterangan terjadinya kasus pembobolan dua ruang sekolah di RA SUNIYAH II  saat hendak di konfirmasi tribunus.co.id yang kini rame di bicarakan warganya, hingga berita ini di tulis dan publikasikan kembali.

Terpisah, salah satu wali murid yang tidak sempat menyebutkan namanya kepada tribunus.co.id juga mengatakan, "Harapan wali murid disini semoga Pak ADIP selaku kepala desa beserta perangkat - perangkatnya baik Kasun dan rukun tangga (RT) supaya benar - benar menindak lanjuti soal ini karana wali murid sudah khawatir dan resah dengan kelakuan sang pelaku ini, tak hanya itu warga pun berharap agar kasus yang menimpah di RA. SUNIYAH II ini tidak menimbulkan dampak pencurian yang lebih besar lagi. Baik di lingkungan madrasah sendiri maupun rumah warga sekitar," Berharap.

Hingga saat ini Nur Kholifah selaku kepala sekolah belum bisa di mintai keterangan di karenakan tidak ada di tempat.


Pewarta          : Rachmat H./ Ismail

Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.