Babinsa Laksanakan Pendekatan Dialogis Cegah Berkembangnya Paham Radikal



ALOR - Sebagai upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan anti Pancasila, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serda Joao Franklin, Serda Safrudi Tupong, Serda Jefta Sakala melaksanakan pendekatan dialogis dari rumah-ke rumah, masuk keluar perkampungan warga sambil berdialog dan menyampaikan langkah-langka serta upaya pencegahan berkembangnya paham radikal ditengah-tengah masyarakat.

Perwira Seksi Teritorial Lettu Inf Samuel Ulle saat ditemui media di ruang kerjanya, Senin (11/2/2019) mengatakan bahwa wilayah Koramil kita semuanya berada diperbatasan, karena itu perlu adanya pendekatan dialogis Babinsa dengan mengunjungi dan bertemu secara langsung warga di rumah - rumah maupun ke tempat - tempat kegiatan masyarakat yang sedang melakukan aktifitas. Kegiatan ini diharapkan bisa efektif untuk cegah perkembangan paham radikal di masyarakat, harapnya.

Para Babinsa memanfaatkan waktu, walaupun singkat namun bisa berdialog secara langsung dengan warga yang mereka sambangi. Mereka menyampaikan himbauan serta menanyakan perkembangan situasi di wilayah.

"Kita himbau dan mengharapkan masyarakat segera menyampaikan informasi kepada Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut bahkan bisa kepada Bhabinkamtibmas apabila menemukan hal mencurigakan bahkan kegiatan sekelompok orang yang patut diwaspadai," kata Ulle.

Ditambahkannya, ini merupakan salah satu upaya TNI melalui peran para Babinsa dalam mencegah timbulnya serta penyebaran paham radikal maupun kegiatan lain yang anti dan bertentangan dengan Pancasila.

"Semua kegiatan yang bertujuan untuk memecah belah persatuan bangsa harus kita basmi demi terwujudnya situasi wilayah yang aman dan kondusif serta terjaganya keutuhan NKRI,” tegas mantan Komandan Koramil 1622-03/Marataing Lettu Inf Samuel Ulle.    (jb/tim)


Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.