Aksi Nyata DLH Kota Pasuruan Dalam Rangka HPSN di Pelabuhan Kota Pasuruan



TRIBUNUS.CO.ID, PASURUAN - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pasuruan menyelenggarakan kegiatan aksi nyata peduli lingkungan di kawasan Pelabuhan dan sekitarnya pada jum'at, (08-03-2019) Pagi.

Mengambil lokasi di sepanjang muara pelabuhan Kota Pasuruan peringatan HPSN ini diisi dengan launching Kota Pasuruan KSUHBSB (Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai).

Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan bebersih serentak menyisir sepanjang sungai hingga bibir muara oleh pasukan dinas lingkungan hidup yang bersama TNI - Polri.

Hasil Pantau di lokasi acara dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Dandim 0819/Pasuruan di wakili Pasi Intel, Kapolres Pasuruan Kota di wakili Kapolsek Purworejo, Ketua Pengadilan Negeri Kota Pasuruan, Ketua Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, Ketua Dewan DPRD Kota Pasuruan, Kadishub dan para pejabat utama Kota Pasuruan, Wartawan serta tokoh agama dan Masyarakat setempat.

Namun Plt. Walikota Raharto Teno Prasetyo tidak bisa hadir dalam acara tersebut di karenakan adanya kegiatan kunjungan Ndanrem di Mako Kodim 0819/Pasuruan.

Rudiyanto AP. MM. selaku kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pasuruan. Mengatakan, "Sampah ini dihasilkan oleh setiap individu dan setiap keluarga, penanganannya menjadi sangat penting agar tidak merusak lingkungan. Jangan lagi ada orang yang membuang sampah sembarangan," ungkapnya.

Ia pun menyampaikan bahwa salah satu cara untuk menangani masalah sampah adalah dengan membentuk dan terus menggalang Bank Sampah di lingkup RT dan RW yang selama ini sudah berjalan.

"Pilah dulu sampahnya, yang organik langsung buang di lubang biopori, yang non organik dipilah lagi mana yang bisa dijual di bank sampah. Sehingga kalaupun DKP masih keliling mengambil sampah ke seluruh penjuru Kota Pasuruan, volumenya tidak sebanyak sekarang."



Masih kata Rudy saat di temui tribunus.co.id di akhir acara " saya sudah memberikan informasi bahwa kebersihan Kota Pasuruan tidak luput dari peran bank sampah yang sudah ada di Pasuruan. Bank Sampah yang sudah terdaftar di DLHKP ada sekitar 132, dan semuanya aktif.

Jika dalam pelaksanaan kegiatan bank sampah mengalami kendala apapun, diharapkan untuk segera lapor ke pihak DLHKP, agar pihak DLHKP bisa segera menindak lanjuti dan membantu fasilitas yang dibutuhkan atau melakukan pembinaan melalui kader lingkungan.

Untuk anggaran yang diperlukan, DLHKP bisa mengupayakan melalui APBD. Oleh karena itu, Kepala DLHKP berharap agar semua bank sampah bisa aktif dan warga masyarakat Kota Pasuruan sadar akan kebersihan, Kelola sampah untuk hidup lebih bersih, Sehat dan bernilai pada umumnya di kawasan Kota Pasuruan.

Pewarta     : Rachmat H.
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.