Disoal, Pembangunan Perum TNI AL Tidak Berjalan Alias Mangkrak



TRIBUNUS.CO.ID, PASURUAN - Kegiatan pembangunan perumahan non pemukiman di atas lahan milik TNI AL tepatnya diwilayah Grati Kabupaten Pasuruan yang rencananya  untuk warga yang bermukim di kawasan Zona Latih tempur terpantau tak berjanjut dalam pembangunannya (08-03-2019) jum'at.

Pembangunan rumah type 36 ini dilaksanakan pada tanggal (12-07-2018) lalu, Dan diresmikan oleh Laksamana Pertama Komandan Lantamal V (lima) Edwin, SH.

Dalam perencanaan pembangunan Perum. Non Pemukiman itu, Sekira ada  90 titik yang akan di peruntukkan bagi warga yang saat ini bermukim dikawasan Zona Latih Tempur Angkatan Laut, Bertujuan agar supaya prajurit yang berlatih tidak mengenai warga.

Sebelumnya, Edwin..red, Tak lain Danlantamal V pernah menyampaikan, " Bahwa 8-9 bulan kedepan pembangunan tahap pertama ini ditargetkan akan rampung. Namun fakta terpantau di lapangan hingga saat ini terpantau hanya dua unit rumah yang ada.

Sebagaimana diberitakan tahun lalu (12/7/18), Padahal dalam penggarapan sudah hampir setahun sekira delapan bulan terhitung berjalan per bulan maret 2019 saat ini sejak bulan (07-2018) dengan pelaksana PT. Winona Prakarsa Bahari (WPB).

Sementara Rusman selaku perwakilan dari PT. WPB berjanji akan membangun rumah dengan type 36 dengan 2 kamar tidur, serta sarana penunjang lingkungan, diantaranya aliran listrik dan sumur bor  yang nantinya akan dibuat tandon. Namun hingga saat ini di lapangan tidak ada aktifitas pembangunan dan hanya terdapat dua unit rumah dalam realisasinya. Entah dan kenapa..???

Inggit Dahana Pasi Intel Kolatmar kepada wartawan mengatakan bahwa kolatmar tidak mempunyai hak komentar dengan kaitan pembangunan Rumah Non Pemukiman tersebut.

“Itu bukan kewenangan kami, Coba ke Lantamal karena itu program Lantamal, kita disini cuma sebatas user saja, adapun kaitan dengan administrasi, tanah maupun pembangunan itu Tupoksi Lantamal,” Ucap Pas Intel.

Terpisah, Khoiron selaku direktur PT. Winona Prakarsa Bahari saat akan di konfirmasi via selulernya (WA) oleh awak media tidak merespon, Bahkan hingga tiga kali saat di hubungi  tidak menjawab, Hingga akhirnya tim meninggalkan chat via  WhatsApp dan hingga berita ini di unggah, belum ada respon maupun  komentar dari pihak terkait.

Pewarta     : Rachmat H/ Tim
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.