Dosen dan 119 Mahasiswa Akbid Arrahma Gempol Ikuti Sosialisasi Wasbang




TRIBUNUS.CO.ID, PASURUAN – Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Pasuruan mengelar sosialisasi wawasan kebangsaan yang bertajuk “Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan dan Pemantapan Wawasan Kebangsaan Tahun 2019" di Akademi Kebidanan Arrahma Jalan Carat Desa. Carat Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan (12/03/2019) Selasa.

Sosialisasi yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Ketua Yayasan Arrahma Hadi M. Nurul Huda, S.Ip,MM, Bakesebangpol Kabupaten Pasuruan Fauzan, S.Pd,MM beserta stafnya, Danramil 0819.20 Kapten Inf Yudi Santriyo, Ketua LTMNU Kabupaten Pasuruan Gus Muh Mundzir, S.Ag,M.Mpd, seluruh Dosen dan 119 Mahasiswa Akbid Arrahma.

Fauzan, S,Pd,MM Bakesbangpol Kab. Pasuruan dalam pembukaan sosialisasi berharap pembekalan wawasan kebangsaan terhadap para generasi pemuda seluruh Indonesia pada umumnya dan Mahasiswa Akademi Kebidanan Arrahma khususnya sebagai motivator berwawasan dan mampu memberikan karya terbaik didalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Mengawali materinya Danramil 0819/20 Gempol Kapten Inf Yudi Santriyo, menjelaskan, pemahaman tentang wawasan kebangsaan yang bertujuan agar mahasiswa baru bisa mengerti, sehingga memunculkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yang berkembang dalam dalam hati dan berelementasi dalam kehidupan sehari-hari dan saat mengenyam pendidikan di kampus.

Kata Kapten Inf Yudi, kondisi terkini Indonesia mengalami krisis dimensional yang mengancam integritas bangsa dan negara. "Pudarnya rasa nasionalisme ini diakibatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat akan wawasan kebangsaan semakin minim, Kita harus saling menjaga antar umat beragama agar kita tetap satu dan tidak terpecah belah untuk menjaga keutuhan NKRI. Kita harus belajar yang rajin dan giat serta jangan mengelupakan sejarah karena dimana saat ini negara lain terus berusaha menghancurkan bangsa kita," ungkapnya

Di akhir materi, Kapten Yudi berpesan agar generasi muda yang masih labil dan memiliki rasa keingintahuan yang besar menjadi sasaran empuk oleh pengedar Narkoba.

"Pelemahan generasi muda melalui Narkoba menjadi agenda besar kekuatan asing untuk melemahkan bangsa Indonesia, untuk itu jangan coba-coba dan jauhi Narkoba”. Tandasnya

Pewarta    : Rachmat H.
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.