Kodim 0809 Kediri Bersama SMKN 1 Kota Kediri Berikan Pembinaan Mental Berbasis Outbond


KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Kodim Kediri lewat Koramil Mojoroto bekerjasama dengan SMKN 1 Kota Kediri, mengadakan pembinaan mental berbasis outbond, yang diadakan di lapangan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Kamis. (14/3/2019).

Outbond ini diikuti 350 siswa siswi SMKN 1 Kota Kediri, dan dalam pelaksanaanya, selaku pengawas Peltu Suharno.

Sedangkan tim pembina Koramil Mojoroto terdiri dari Serma Suroyo, Serma Gianto, Serka Heri, Sertu Tutug, Sertu Santo, Serda Heri, Serda Darto, Serda Bambang, Serda Imam dan Serka Ali.

Dalam pelaksanaannya, siswa siswi dibagi dalam 4 kelompok, dan masing-masing kelompok terdiri dari 85 orang hingga 90 orang.

Selain dibagi dalam 4 kelompok, peserta outbond ini dipisahkan dalam 2 barisan di masing-masing kelompok, yaitu barisan putra dan barisan putri.

"Peserta kita bagi 4 kelompok, masing-masing kelompok kita pisah, putra dan putri. Tiap kelompok ada yang 85 orang, ada yang 90 orang. Jumlah semua peserta ada 350 orang," jelas Serma Suroyo.

Jenis outbond dibagi 2 chapter, pertama tanpa alat dan kedua menggunakan alat.

Secara keseluruhan ada 8 games yang dilakoni siswa siswi, outbond tanpa alat ada 3 games, sedangkan outbond menggunakan alat ada 5 jenis.

"Outbond kita bagi 2, tanpa alat dan pakai alat. Yang tanpa alat ada 3 permainan. Yang pakai alat ada 5 permainan. Semua permainan ada 8," kata Serma Suroyo.

Secara keseluruhan, tipe outbond bergenre kekompakan, dan hal ini dilakukan lantaran jumlah peserta sangat banyak, tidak memungkinkan tipe individual dipraktekan.

Sebelum outbond dimulai, Peltu Suharno menyampaikan wawasan kebangsaan dengan durasi sekitar 30 menit.

Wawasan kebangsaan bertema "Cinta Tanah Air dan Bangsa", mengajak seluruh siswa siswi untuk mengetahui bagaimana perjuangan para pahlawan merebut hingga mempertahankan kemerdekaan.


Dikatakan Peltu Suharno, perjuangan tidak lepas dari pengorbanan, dan banyak para pahlawan yang gugur saat pertempuran.

Ia berpesan, agar seluruh siswa siswi selalu mengingat pengorbanan para pahlawan, dan membalasnya dengan prestasi, baik prestasi di sekolah maupun di lingkungan rumah masing-masing.

"Saya harap, adik-adik selalu ingat dan ingat, bagaimana perjuangan para pahlawan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Perjuangan itu tidak lepas dari pengorbanan. Bagaimana adik-adik membalasnya, yaitu dengan prestasi," kata Peltu Suharno.

Sementara itu, dari SMKN 1, Kepala Sekolah Bambang Eko, Wakil Kepala Kesiswaan Jatmiko dan Guru pembina Pramuka Ali Masrofi, mengawasi langsung anak didiknya saat melakoni outbond yang berlokasi di lereng Gunung Klotok.(budi)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.