Warga Asal Sumut Tewas Tertabrak Kereta Api



TRIBUNUS.CO.ID, PASURUAN - Perlintasan kereta api tak berportal kerap kali memakan korban. Kejadian ini kembali terjadi kepada seorang pengendara sepeda motor bernama Hendro Utomo (40) warga Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatra Utara yang berdomisili di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan (10/03/2019) Minggu Kemarin.

Hendro Utomo korban yang tertabrak kereta api Wijaya Kusuma di pelintasan Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Informasi warga setempat korban sempat tertolong, Korban mengalami luka parah pada bagian kepala. Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan untuk mendapat pertolongan dan identifikasi menggunakan mobil Ambulan, namun akhirnya korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit akibat luka pendarahan di kepala.

Himpunan informasi yang didapatkan dari warga sekitar, Kejadian bermula saat korban sedang menyeberang diperlintasan kereta api tanpa portal (palang pintu) di daerah Glagah, Kelurahan Kepel dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi N 4161 WK, Saat itu korban hendak menuju jalan raya.
"Namun, Sesampainya di pelintasan kereta api yang merupakan perlintasan tanpa palang pintu itu ternyata korban tak menyadari kedatangan kereta api dari arah Banyuwangi menuju Surabaya, diduga Hendro tidak mendengar suara klakson dari masinis KA Wijaya Kusuma yang bernama Toni. Akibatnya, tabrakan pun tidak dapat terhindarkan. Korban dan motornya terpelanting ke arah selatan rel KA, dan masyarakat sekitar mengevakuasi tubuh korban (Hendro).
AKP. Kadek Ary Mahardika melalui Kapolsek Bugul kidul AKP. Paulus Sujatmiko menjelaskan, kejadian ini murni karena kecelakaan. Diduga kecelakaan ini disebabkan karena korban kurang waspada saat menyeberangi perlintasan KA tanpa plang pintu itu.

Pewarta     : Rachmat H.
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.