BLP Kota Pasuruan Diduga Kuat Ada Konspirasi Dengan Pemenang Tender - TRIBUNUS.CO.ID

Breaking

15 September 2017

BLP Kota Pasuruan Diduga Kuat Ada Konspirasi Dengan Pemenang Tender


Pasuruan | TRIBUNUS.CO.ID - Proses tender yang dilaksanakan oleh BADAN LAYANAN PENGADAAN (BLP) Kota Pasuruan pada Tahun Anggaran 2017 diduga ada main, sebut saja AS salah satu staff penyedia (Cv.maharaja Jaya utama) merasa dirugikan, karena menurut dia..red, dalam proses lelang perusahaan yang mereka miliki sudah mengikuti standar aturan lelang.

Anehnya menurut sumber ini, perusahaan yang diundang selalu tawaran yang terendah, dan setiap pembuktian selalu tak transparan alias “bekonop”, sementara ada tujuh penyedia dan yang mendapat undangan urutan ke enam oleh pihak Pokja I  yang menangani Paket tersebut, demikian ungkap (AS) Staff pengusuha yang mengikuti tender kepada awak media 14/17 kamis.


Kekecewaan AS tersebut sesuai dengan apa diutarakan kepadab ketua DPC LSM Garis, Wiyono yang berkantor di Bangil ikut menyesalkan, atas jawaban normatif oleh pihak Pokja I waktu ditemui dikantornya (BLP Kota Pasuruan), yang terkesan tidak transparan dan cenderung ada yang di tutup-tutupi, atas hal ini menurut AS di dalam lingkungan BLP harus ada penyegaran atau di ganti, karena jika tidak, kedepan BLP Kota Pasuruan akan menjadi ajang kecurangan yang menyebabkan seluruh pengusaha yang dianggap dekat atau pandai bermain mata selalu dimenangkan dalam proses tender atau lelang, katanya.

Lebih lanjut WIYONO mengatakan.bahwa AS ikut tender  sudah jelas di urutan pemenang namun tidak diundang dan tidak ada penjelasan yang terbuka dari pihak BLP kenapa beberapa peserta yang mengikuti proses tender dan berada di urutan 1,2,3 semua tidak diundang sebagai penawar terbaik,  justru perusahaan Putra Pratama yang diurutan ke enam satu-satunya yang di undang.

"Hal ini bukan menjadi rahasia umum lagi kalau panitia atau pokja I ikut bermain dalam memenangkan suatu perusahaan tertentu, " tambah Wiyono.

Sejalan dengan hal tersebut, saat dikonfirmasi dan dimintai keterangan oleh tribunus.co.id ketua BLP Kota Pasuruan tidak bisa ditemui diruangnya hingga berita ini di tulis.  (Tim)