Arahan Kapolres Mojokerto Kepada Para Guru di SMKN 1 Dlanggu


MOJOKERTO - Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya untuk mengubah karakter generasi penerusnya ke depan. Tanpa figur pendidik, Pencapaian Indonesia hingga saat ini tidak terlepas dari peran guru yang telah membimbing anak muridnya menjadi manusia dewasa dan berperan aktif dalam pembangunan Indonesia.

Dalam upaya memberikan semangat moril dan support Polri terhadap para guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa ini maka pagi ini Senin (6/8/18) setelah melaksanakan upacara bendera Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K MH. Memberikan arahan kepada sekitar 80 orang guru SMKN 1 Dlanggu.

Bapak Muharto S.Pd MM. Selaku kepala sekolah SMKN 1 Dlanggu sangat mengapresiasi kinerja Polri utamanya jajaran Polres Mojokerto dan mengucapkan apresiasi yg setinggi tinggi nya Kepada Bapak Kapolres Mojokerto dan jajarannya yang sudi berkenan singgah dan memberikan himbauan yg sangat bermanfaat baik bagi siswa maupun dewan guru.

AKBP Leo mengatakan, "Terkait Perlindungan terhadap guru sangatlah penting, akhir akhir ini banyak guru yg takut mengajar akibat salah memberi hukuman terhadap muridnya hingga masuk ranah peradilan. Terakhir ada kasus penamparan oleh guru pada murid karena buang air kecil kemudian orang tua tidak terima akhirnya lapor kepada Polres. Perlu di ingat bahwa ada UU perlindungan anak yg tidak boleh ada kekerasan didalamnya". Terang Kapolres Mojokerto saat memberi arahan di ruang guru.

Ditambahkan nya bahwa, "Ada cara lain mendidik anak mungkin bisa dengan hukuman fisik seperti lari yang menambah kesehatan, atau dengan hukuman mental seperti membersihkan kelas atau bisa juga dengan memberikan teguran tertulis secara administrasi pada orang tua yg membuat kita aman. Jangan sekali kali memberi hukuman yg ada kontak fisik seperti menampar, memukul dsb". Ungkap AKBP Leo simarmata. (Dwa)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.