Belasan Ribu Pengunjung Padati Pawai Karnaval Umum Desa Badas Hingga Menjelang Petang





KEDIRI, TRIBUNUS.CO.ID - Belasan ribu pengunjung dari dalam dan luar daaerah Kecamatan Badas Kabupaten Kediri rela bertumpukan di sepanjang jalan raya propinsi Badas dan jalan kunjang Kecamatan Badas Kabupaten Kediri hanya untuk menyaksikan pawai karnaval umum yang digelar oleh pemerintah Desa Badas pada peringatan PHBN Hari Ulang Tahun (HUT)  RI ke 73 , dan tumpukan pengunjung terlihat sejak awal pukul 11:00 wib sebelum pawai karnaval diberangkatkan .Minggu (19/8/2018).

Tahun ini, di HUT RI ke 73 sedikitnya terdapat 50 peserta group dari Desa Badas dan juga dari luar desa dengan menyuguhkan beragam penampilan karya anak bangsa dan juga budaya, pakaian adat istiadat nusantara. Namun tema yang diusung pemdes Badas kali ini berbeda dengan tahun yang lalu, pawai karnaval tahun ini pemerintah desa badas mengusung tema "Tekhnologi Pertanian" sebagai simbul kemakmuran warga masyarakat Desa Badas yang diangkat dari hasil pertanian.


Start awal semua peserta pawai karnaval berkumpul di lapangan Desa Badas dibuka secara simbolis oleh Camat Badas bapak Sumarlan M.Si didampingi oleh Kepala Desa Badas bapak Nursahid, Koramil Pare dan Polsek Pare.sebelum peserta diberangkatkan,bapak Camat Badas menghimbau agar para peserta mengikuti aturan tata tertib dari panitia PHBN Desa Badas " Mari kegiatan yang luar biasa ini kita tunjukkan sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa akan karunia kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73  yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan yang gugur melawan penjajah " sambil meneriakkan merdeka merdeka merdeka ! .Ucap pidato singkat bapak Camat Badas Sumarlan, selanjutnya pawai karnaval diberangkatkan dengan mengetuk mikrofon sebagai tanda pelepasan peserta.


Dengan tema teknologi pertanian, dewan juri dari panitia PHBN akan menilai semua peserta yang benar benar menampilkan beragam budaya pertanian ,yang pemenang juaranya nanti akan diumumkan pada acara hiburan rakyat yang diselenggarakan oleh panitia PHBN berikutnya.

Ditempat dan acara yang sama, puluhan personil gabungan dari TNI, Polisi ,Linmas dan Banser menyebar dititik titik rute yang dilalui oleh pawai karnaval, karena rute yang dilalui adalah jalan raya propinsi, sehingga petugas keamanan benar benar ekstra dalam mengamankan jalannya peserta.

Sempat terjadi kemacetan panjang, namun hal seperti ini sudah menjadi hal biasa tahunan peringatan PHBN, karena karnaval umum Desa Badas selalu ramai pengunjung yang membanjiri acara tersebut ,bahkan dari luar daerah berbondong bondong rela berdesakan hanya untuk menyaksikan pawai karnaval umum Desa Badas. (Har/Amin/tif)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.