Jaga Kepercayaan Donatur, KSK Paparkan Laporan Keuangan Berkala



TRIBUNUS.CO.ID, MALANG  -  Bendahara KSK Waqiatus Shaleha mengatakan, untuk menjaga kepercayaan para donatur, komunitas harus mempertahankan kualitas dan memaparkan laporan keuangan secara berkala.

“Jikalau neraca dan laporan keuangan baik maka donatur percaya. Kalau laporan keuangan buruk maka donatur akan resah. Di sini peran Anggaran tiap bulan sangatlah penting,” kata Leha panggilan akrabnya, Senin (07/01/2019).

Siana mengutip pesan dari para penasihat yang mengatakan. Bahwa, sebagai pembuat kebijakan, Komunitas Sosial dan Kemanusiaan (KSK) tidak perlu takut diawasi oleh para donatur atau masyarakat, selama berjalan di koridor yang benar.

“Kejujuran yang fokus pada tujuan dan selalu inovatif. Jangan takut selalu diawasi. Sepanjang kita tidak melakukan korupsi, maka inovasi harus jalan. Menjaga kualitas laporan keuangan dan meningkatkan program-program itu penting dan wajib, seperti yang telah disusun setiap bulannya,” ujar Siana.

Tidak hanya itu, Siana juga menambahkan hasil rekapan dan sirkulasi keuangan sepanjang tahun 2018, mengalami peningkatan yang bisa dibilang cukup baik dari tahun sebelumnya.

“Laporan keuangan kita sudah tersusun dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya dan harus memperkuat kinerja,” tuturnya.

Disisi lain, Ketua KSK tersebut juga meminta pada masing-masing Humas agar dapat berbagi perspektif, lantaran untuk menghasilkan output yang berkualitas.

“Kedepannya mari kita sama-sama belajar bagaimana perspektif auditor. Sebagai ketua wilayah agar sharing mengenai proses dan kualitas output,” lanjut Siana, perempuan berkacamata itu.

Dalam rangkuman anggaran harian sepanjang tahun 2018 telah tercatat bahwa, pemasukan kali ini sebesar Rp 52.717.706,- dan pengeluaran sebesar Rp 52.414.212,- dengan sisa saldo sejumlah Rp 303.494,- untuk 23 program dengan 3914 penerima manfaat.

Diketahui, bahwa sumber dana ini diperoleh dari para donatur yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan, KSK Lovers yang berada di Luar Negeri.

Sedangkan untuk anggaran operasional, didapat dari berbagai macam usaha komunitas agar tidak mengurangi amanah sedekah dari donatur.

Tidak hanya berhenti disitu, sepanjang kegiatan KSK juga di support oleh 17 komunitas, dan 12 media selama tahun 2018 yang sudah dilalui tersebut. Mulai dari kegiatan Baksos ke seluruh Indonesia, juga ke beberapa negara tetangga (Palestina) yang layak mendapatkan sedekah.

Sementara dari pandangan para penerima sedekah, mereka sangat mengapresiasi atas kedatangan tim KSK. Sehingga, hal itu semakin menambah antusias dan semangat tinggi untuk terus berbagi kebaikan dan kebahagiaan.

"Alhamdulillah mas, bersyukur bisa bertemu dan kenal KSK, saya sangat senang sekali. Harapan saya untuk Mas beserta tim maupun para Donatur, agar kegiatan baik seperti ini terus berkelanjutan hingga maut memisahkan. Sebab, jika tidak disaingi seperti ini amalan apalagi yang akan kita bawa," ucap Sumaidah, dengan nada rendah penuh harap. (An)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.