PU SDA Provinsi Rayakan Hari Air Sedunia di Telaga Jiwa Sentul



Tribunus.co.id, Pasuruan - Ratusan orang tampak memadati wisata Sumber Telaga Jiwa, yang berada di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, milik Rumah Sakit Jiwa Porong.

Pusat perayaan Hari Air Dunia tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut, digelar di tempat ini. Dalam acara ini dihadiri Muspika mulai dari Kecamatan, Polsek dan Koramil Purwodadi. Ratusan warga pun turut serta memeriahkan acara ini.

Sejumlah pejabat dari Plt tingkat provinsi memadati tempat yang digagas oleh Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur, Rabu (27/3/2019).

Mengingat kondisi air semakin hari semakin terancam. Bahkan, beberapa sumber atau mata air sudah banyak yang terdegradasi. Penyebabnya. Mulai dari gundulnya hutan, rusaknya tempat cadangan air dan masih banyak lagi yang lain.

Oleh karenanya, dalam peringatan hari air ini, pihaknya juga menyelenggarakan lomba menggambar dan mewarnai bertemakan air, menanam pohon dan menebar 10.000 bibit ikan ke Telaga Jiwa.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Saroni Soegiarto saat menghadiri kegiatan mengajak masyarakat bahkan anak-anak untuk mencintai lingkungan.

"Tujuannya tidak lain, mengajak masyarakat maupun anak-anak muda untuk mencintai lingkungan dan peduli terhadap ketersediaan air di Indonesia, khususnya Pasuruan, Jawa Timur," kata Saroni Soegiarto kepada tribunus.co.id.

Saroni menjelaskan, program pemerintah adalah wajib memberikan akses air untuk masyarakat semuanya.

Namun, ia menyadari itu tidak bisa dilakukannya sendirian. Perlu ada kesadaran dan kepedulian dari masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu ditempat yang berbeda dengan tidak mengurangi rasa antusias dan apresiasi disampaikan Kepala Desa Sentul, Sugianto saat ditemui wartawan, pihaknya sangat berterima kasih kepada RSJ Lawang atas kepercayaannya, sehingga acara bisa terlaksana.

"Terima kasih atas kepercayaannya dari RSJ Lawang, sehingga acara bisa terlaksana dengan lancar. Selain itu, ini juga merupakan itikad baik dari Pemdes Sentul serta masyarakat untuk bisa dan ingin kembali mengelola Telaga Jiwa yang nantinya juga kembali untuk masyarakat," pungkas Sugianto, pria nomor satu di Desa Sentul itu.

Kepala Desa Sentul juga menambahkan bahwa terlepas dari itu semua, masyarakat turut berpartisipasi untuk membantu mensukseskan acara demi acara serta diminta untuk mencintai dan menjaga lingkungan agar semakin bersih dan sehat. (An)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.