TRIBUNUS.CO.ID, PASURUAN – Haul Masyayikh Al-Yasini, Desa Areng-areng, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (10/3/2019) pagi.

Terpantau dalam acara tersebut dihadiri oleh ribuan Alumni Santri, Wali Santri, Ulama Jawa Timur, Gus Ali Mashuri (Sidoarjo), Ketua DPRD Jatim, Halim Iskandar, Ketua PCNU Pasuruan dan Bangil, Rois Suriyah dan  Para Alim dan Ulama.

Ketua Pesantren Terpadu Al Yasini, KH. Mudjib Imron, mengatakan, Sangat gembira dengan digelarnya acara ini.

“Saya ingin menyampaikan bahwa Majelis Haul itu sekaligus sebagai instrumen pemersatu bangsa. Kami selalu rutin datang ke berbagai Haul sebagai salah satu bentuk dukungan acara ini,” kata Gus Mudjib.

Bupati Pasuruan, HM.  Irsyad Yusuf juga menambahkan, inilah kehebatan para ulama. Meskipun telah meninggal, tapi tetap bisa mempertemukan semua umatnya. Mempersatukan jamaah melalui Haul.

“Karena itulah, semangat persatuan yang harus kita jaga,” ujar Irsyad Yusuf.

Acara haul ini menjadi ajang silahturahmi nasional alumni Pondok Pesantren Al Yasini. Imbuhnya

Sementara KH Agoes Ali Mashuri, Tulangan, Sidoarjo, tugas pesantren adalah menciptakan kader-kader bangsa dengan karakter tinggi berakhlakul karimah serta tunduk pada ajaran agamanya.

Selain itu pesantren juga menjadikan (santri..red), benteng-benteng tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila  dan UUD 45. Pungkasnya

Pewarta       : Rachmat H.