Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Dihadiri seluruh Tokoh Adat, Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Desa Celep



Sejumlah tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat Kecamatan Nguter mengikuti  sosialisasi wawasan kebangsaan, Kamis (21/3/2019) di Aula kelurahan Celep kec.Nguter Sukoharja.

Kegiatan yang dilaksanakan Satgas TMMD ke 104 Kodim 0726/ Sukoharja itu bekerjasama dengan Kabag Humas Kab.Sukoharja,Polres Sukoharja.

 Danramil 02/Nguter Kapten Arh Bahrun ST selaku  salah satu pemateri menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program TMMD ke 104 Kodim 0726/Sukoharja.

Dikatakannya,  tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan wawasan kepada seluruh warga, diharapkan dapat memberikan pencerahan tentang wawasan kebangsaan sehingga lebih mencintai Sukoharja dalam bingkai NKRI yang merupakan harga mati.

Sementara itu, Kabag Humas  Kab.Sukoharja   Drs. Joko Nurhadiyanto M.Hum pada kesempatan itu mengatakan, perlu ditingkatkan serta dikuatkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda.

Penguatan wawasan kebangsaan tersebut, sebutnya, untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan guna pemberdayaan serta penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pada nilai Pancasila.

Selain itu juga  berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang wawasan kebangsaan tersebut, kami juga akan melaksanakan kegiatan yang dapat menunjang penguatan wawasan kebangsaan tersebut,” jelasnya.

Dia mengajak stakeholder untuk membuat terobosan dalam rangka peningkatan wawasan kebangsaan di Kabupaten Sukoharja. Karena banyak yang tidak paham akan nilai-nilai yang terkandung baik dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 45, Bhineka Tunggal Ika, demi tercapainya penguatan NKRI.

Ditambahkan Joko, "Nilai wawasan kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi manusia yang bersifat mendasar dan fundamental. Yakni, penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang maha kuasa".

“Selanjutnya, tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka dan bersatu, cinta akan tanah air dan bangsa, demokrasi atau kedaulatan rakyat, kesetiakawanan sosial, hingga terciptanya masyarakat adil dan makmur,” pungkasnya.  (Pendim 0726)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.